- Zakat Bersama: Membangun Cianjur Kuat dari Soliditas Umat Bersama BAZNAS
- Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga
- Revitalisasi Pendidikan Dasar Cianjur: Tinjauan Bupati di Tengah Tes Akademik Nasional
- Dedikasi Polisi Pelosok: Bripka Bayu, Guru Sukarela di Tengah Tugas Keamanan
- Efisiensi Energi Pemkab Cianjur: Rp388 Juta Dihemat di Bawah Kepemimpinan Hendra
- Memperkuat Fondasi Hukum Cianjur: Pelantikan BLCI sebagai Momentum Edukasi Masyarakat
- KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
- Aplikasi Nyari Gawe Semakin Diandalkan, Total Pelamar Kerja Capai Setengah Juta Orang
- Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
Satgas Yonif 300/Brajawijaya Amankan Senjata Logistik Kelompok Bersenjata di Nduga

Keterangan Gambar : Satgas Yonif 300/Brajawijaya dibawah Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengamankan sejumlah senjata dan perlengkapan kelompok bersenjata di wilayah Kalimin Kompleks, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Rabu, 15 April 2026.
Pinusnews.id - Satgas Yonif 300/Brajawijaya di bawah Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengamankan sejumlah senjata dan perlengkapan milik kelompok bersenjata di wilayah Kalimin Kompleks, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Rabu (15/4/2026).
Operasi ini merupakan bagian dari langkah tegas dan terukur TNI untuk menjaga stabilitas keamanan serta mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah Papua Tengah. Kegiatan dimulai dari laporan tim lapangan yang menemukan lokasi markas sementara kelompok bersenjata, lalu ditindaklanjuti dengan patroli dan penyisiran intensif selama tiga hari, sejak 13 hingga 15 April 2026.
Dari operasi tersebut, aparat mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk pistol revolver kaliber .38 Special, empat pucuk senapan angin, serta berbagai jenis munisi termasuk kaliber 9 mm, 5,56 mm, dan GLM 40 mm. Selain itu, juga diamankan magazen senjata, puluhan peluru senapan angin, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Baca Lainnya :
- Dipancing dengan Perempuan, Tertangkaplah Komplotan Pencuri Domba
- Sekolah Buka Pada Masa Pandemi Covid-19, Bisa Kena Sanksi Berat
- Ini Kata Kades Sukasari, Polemik Video Viral Pengakuan KPM Dana BLT DD
- Asep Irwan : BPKAD Cianjur Harus Transparan Mengelola Keuangan Daerah
- Aji Prasetio Korban Tenggelam di Kali Cilaku Ditemukan Sudah Meninggal
Tidak hanya senjata, personel menemukan berbagai atribut dan perlengkapan lain seperti alat komunikasi (handy talky dan telepon genggam), teropong, busur panah, senjata tajam, hingga perangkat penunjang seperti panel surya (solar cell). Barang-barang tersebut diduga digunakan untuk mendukung aktivitas kelompok bersenjata di wilayah itu.
Komandan Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, mengapresiasi kinerja seluruh prajurit yang terlibat.
"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang telah menunjukkan loyalitas, keberanian, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama tim yang solid serta komitmen kuat dalam menjaga keamanan wilayah," ujarnya.
Ia menegaskan, TNI akan terus hadir untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keberhasilan operasi ini diharapkan memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Nduga dan sekitarnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan lancar.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen berkelanjutan TNI dalam menjaga kondusivitas wilayah Papua melalui pendekatan profesional dan terukur. (dens).










