- Gunakan Dana Pribadi, Gubernur KDM Gelar Sayembara Tangkap Penjahat Jalanan di Jabar
- DPMPTSP Cianjur: Investasi Tembus Rp1,33 Triliun pada Semester Pertama 2026
- Bupati Wahyu Resmikan Peluncuran AMDK Perumdam Tirta Mukti Cianjur
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur, Sukses Penerimaan Siswa Baru Sekolah Nasional Terintegrasi
- SEATRC 2026 di Cianjur: Lari Lintas Alam Bawa Atlet Asia Tenggara Dorong Pariwisata Lokal
- Epa Fatihah Dinobatkan Sebagai Menteri Kehebohan Wisata Keluarga Bani Asyari
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kejari untuk Pengelolaan Hutan yang Akuntabel dan Berke
- BPBD Cianjur Percepat Distribusi Air Bersih: Respons Hadapi Kekeringan Musim Kemarau
- Bupati Cianjur: Art Space The Unreal Playroom, Kreativitas dan Ekonomi Kreatif Lokal
- Bagian Umum dan Keuangan Sekda Cianjur Gelar Rekonsiliasi Semester 2026
Ruhli Solehudin: Apabila ASN Cianjur Tidak Netral, Laporkan ke Itda atau Bawaslu

Keterangan Gambar : Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya, akan menjaga netralitas pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Cianjur 2024.
Terkait hal itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan sesuai dengan surat edaran yang telah dikeluarkan oleh kementerian dan Pemkab Cianjur, Disdikpora telah menyampaikan kembali surat edaran tentang netralitas ASN.
"Semua ASN di lingkungan Pemkab Cianjur sesuai dengan tupoksi, sesuai dengan surat edaran, sesuai dengan rambu-rambu, ASN harus netral pada Pilkada 2024," katanya kepada wartawan, di Cianjur, Kamis 19 September 2024.
Baca Lainnya :
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
- Jenazah PMI Asal Cianjur Selatan, Tiba Di Rumah Duka
Selain itu juga Ruhli menuturkan, surat edaran tentang netralitas ASN di lingkungan Disdikpora sudah disampaikan, baik di jenjang SD dan SMP.
"Selain sosialisasi secara langsung, kita pun mempublikasikan di website Dinas Pendidikan. Kami yakin di setiap OPD pun sudah mempublikasikan surat edaran tentang netralitas ASN tersebut," tuturnya.
Apabila diketahui ada ASN yang tidak netral atau terlibat, lanjut Ruhli, maka sesuai dengan regulasi atau aturan akan dikenai sanksi, baik sanksi ringan, sedang, maupun berat.
"Apabila ditemukan ASN yang terlibat, itu dapat disampaikan langsung ke inspektorat, Bawaslu, dan sebagainya sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya. (dens).











