- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
- Semangat Sportivitas, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Apresiasi HAORNAS 2026
- Menyambung Harapan: Kinerja Dinas PUTR Cianjur Wujudkan Jalan Padasuka–Cireundeu untuk Masyarakat
- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
- Dari Apel Pagi ke Aksi Nyata: Disperkim Cianjur Tunjukkan Wajah Kemanusiaan
- DPMPTSP Cianjur Hadirkan Layanan Pendidikan, Percepat Izin Operasional Sekolah
- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
Ruhli Solehudin: Apabila ASN Cianjur Tidak Netral, Laporkan ke Itda atau Bawaslu

Keterangan Gambar : Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya, akan menjaga netralitas pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Cianjur 2024.
Terkait hal itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan sesuai dengan surat edaran yang telah dikeluarkan oleh kementerian dan Pemkab Cianjur, Disdikpora telah menyampaikan kembali surat edaran tentang netralitas ASN.
"Semua ASN di lingkungan Pemkab Cianjur sesuai dengan tupoksi, sesuai dengan surat edaran, sesuai dengan rambu-rambu, ASN harus netral pada Pilkada 2024," katanya kepada wartawan, di Cianjur, Kamis 19 September 2024.
Baca Lainnya :
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
- Jenazah PMI Asal Cianjur Selatan, Tiba Di Rumah Duka
Selain itu juga Ruhli menuturkan, surat edaran tentang netralitas ASN di lingkungan Disdikpora sudah disampaikan, baik di jenjang SD dan SMP.
"Selain sosialisasi secara langsung, kita pun mempublikasikan di website Dinas Pendidikan. Kami yakin di setiap OPD pun sudah mempublikasikan surat edaran tentang netralitas ASN tersebut," tuturnya.
Apabila diketahui ada ASN yang tidak netral atau terlibat, lanjut Ruhli, maka sesuai dengan regulasi atau aturan akan dikenai sanksi, baik sanksi ringan, sedang, maupun berat.
"Apabila ditemukan ASN yang terlibat, itu dapat disampaikan langsung ke inspektorat, Bawaslu, dan sebagainya sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya. (dens).











