- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
Ribuan Pelajar Ikuti Jambore Ranting Pramuka Sindangbarang 2025, Sarana Pembinaan Akhlak

Keterangan Gambar : Ribuan pelajar mengikuti kegiatan Jambore Ranting Pramuka Ranting Pramuka Sindangbarang 2025.
Pinusnews.id - Ribuan Pramuka Penggalang dari tingkat SD hingga SMP mengikuti Jambore Ranting Pramuka Sindangbarang 2025, yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Girimukti, Cianjur Selatan.
Kegiatan ini bukan sekadar perkumpulan rutin, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda agar lebih tangguh, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan.
Wakil Ketua Kwarran sekaligus Ketua Pelaksana, Noeryadin, menyebutkan total peserta yang terlibat mencapai 2.033 orang, terdiri dari siswa SD/MI, SMP/MTs, pembina, panitia, serta majelis pembimbing gugus depan.
Baca Lainnya :
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
“Jambore ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga sarana pembinaan. Anak-anak dilatih disiplin, mandiri, sekaligus belajar arti kebersamaan dan gotong royong. Nilai itu yang ingin kami tanamkan,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).
Kegiatan jambore disambut antusias masyarakat. Sejumlah orang tua dan tokoh desa ikut menyaksikan berbagai aktivitas, mulai dari atraksi baris-berbaris, pentas seni, hingga penyalaan api unggun yang menjadi simbol semangat kebersamaan.
Lebih dari itu, para peserta juga menjalani beragam kegiatan yang mengasah kepemimpinan, keterampilan bertahan hidup, hingga kepedulian sosial. Diharapkan, pengalaman tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat. (tim dens).











