- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
Ribuan Pelajar Ikuti Jambore Ranting Pramuka Sindangbarang 2025, Sarana Pembinaan Akhlak

Keterangan Gambar : Ribuan pelajar mengikuti kegiatan Jambore Ranting Pramuka Ranting Pramuka Sindangbarang 2025.
Pinusnews.id - Ribuan Pramuka Penggalang dari tingkat SD hingga SMP mengikuti Jambore Ranting Pramuka Sindangbarang 2025, yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Girimukti, Cianjur Selatan.
Kegiatan ini bukan sekadar perkumpulan rutin, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda agar lebih tangguh, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan.
Wakil Ketua Kwarran sekaligus Ketua Pelaksana, Noeryadin, menyebutkan total peserta yang terlibat mencapai 2.033 orang, terdiri dari siswa SD/MI, SMP/MTs, pembina, panitia, serta majelis pembimbing gugus depan.
Baca Lainnya :
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
“Jambore ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga sarana pembinaan. Anak-anak dilatih disiplin, mandiri, sekaligus belajar arti kebersamaan dan gotong royong. Nilai itu yang ingin kami tanamkan,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).
Kegiatan jambore disambut antusias masyarakat. Sejumlah orang tua dan tokoh desa ikut menyaksikan berbagai aktivitas, mulai dari atraksi baris-berbaris, pentas seni, hingga penyalaan api unggun yang menjadi simbol semangat kebersamaan.
Lebih dari itu, para peserta juga menjalani beragam kegiatan yang mengasah kepemimpinan, keterampilan bertahan hidup, hingga kepedulian sosial. Diharapkan, pengalaman tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat. (tim dens).











