- Epa Fatihah Dinobatkan Sebagai Menteri Kehebohan Wisata Keluarga Bani Asyari
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kejari untuk Pengelolaan Hutan yang Akuntabel dan Berke
- BPBD Cianjur Percepat Distribusi Air Bersih: Respons Hadapi Kekeringan Musim Kemarau
- Bupati Cianjur: Art Space The Unreal Playroom, Kreativitas dan Ekonomi Kreatif Lokal
- Bagian Umum dan Keuangan Sekda Cianjur Gelar Rekonsiliasi Semester 2026
- Ramaikan Hari Anak Nasional, Dinas Pangan Cianjur Hadirkan Pangan Murah untuk Warga
- Kasus Pencemaran Nama Baik PWI Cianjur Terus Bergulir, Perkuat Dugaan Pihak Terlapor
- Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jadikan Keluarga Sekolah Utama pada Peringatan HAN ke-42
- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
Ribuan Pelajar Ikuti Jambore Ranting Pramuka Sindangbarang 2025, Sarana Pembinaan Akhlak

Keterangan Gambar : Ribuan pelajar mengikuti kegiatan Jambore Ranting Pramuka Ranting Pramuka Sindangbarang 2025.
Pinusnews.id - Ribuan Pramuka Penggalang dari tingkat SD hingga SMP mengikuti Jambore Ranting Pramuka Sindangbarang 2025, yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Girimukti, Cianjur Selatan.
Kegiatan ini bukan sekadar perkumpulan rutin, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda agar lebih tangguh, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan.
Wakil Ketua Kwarran sekaligus Ketua Pelaksana, Noeryadin, menyebutkan total peserta yang terlibat mencapai 2.033 orang, terdiri dari siswa SD/MI, SMP/MTs, pembina, panitia, serta majelis pembimbing gugus depan.
Baca Lainnya :
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
“Jambore ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga sarana pembinaan. Anak-anak dilatih disiplin, mandiri, sekaligus belajar arti kebersamaan dan gotong royong. Nilai itu yang ingin kami tanamkan,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).
Kegiatan jambore disambut antusias masyarakat. Sejumlah orang tua dan tokoh desa ikut menyaksikan berbagai aktivitas, mulai dari atraksi baris-berbaris, pentas seni, hingga penyalaan api unggun yang menjadi simbol semangat kebersamaan.
Lebih dari itu, para peserta juga menjalani beragam kegiatan yang mengasah kepemimpinan, keterampilan bertahan hidup, hingga kepedulian sosial. Diharapkan, pengalaman tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat. (tim dens).











