- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Rebranding Minyak Kayu Putih: Langkah Menteri Sosial untuk Tingkatkan Pendapatan Penerima Bantuan So
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id- Menteri Sosial RI Tri Rismaharini tekankan pemberdayaan penerima bantuan sosial melalui potensi lokal. Di sela-sela kunjungannya meninjau operasi katarak di RSU Namlea, Menteri Sosial menyempatkan bertandang ke salah satu pengrajin minyak kayu putih di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Kamis (21/12).
"Mereka sebagian besar adalah penerima bantuan sosial. Tetapi mereka sudah mendeklarasikan keluar dari bantuan sosial. Kemarin sudah graduasi. Artinya apa? Mereka sudah meningkat pendapatannya," ujar Menteri Sosial.
Banyaknya pohon minyak kayu putih di Namlea menjadikan minyak kayu putih memiliki peluang tinggi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Kendati penghasilan sudah meningkat, keterbatasan sumber daya untuk memasarkan produk membuat minyak kayu putih terutama dari pengrajin kecil kurang diketahui masyarakat.
Baca Lainnya :
- Menteri Kesehatan Lantik 8 Pejabat Tinggi Pratama
- Presiden Jokowi Songsong Ekonomi Nasional 2024 dengan Optimisme
- Bey Machmudin: Cadangan Pangan Akhir Tahun Aman
- Pelunasan Biaya Haji Dibuka 9 Januari 2024
- Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Pengembangan Program Pendidikan di IKN
Menyikapi hal tersebut, Menteri Sosial memberikan solusi untuk melakukan rebranding dan membuka peluang pemasaran minyak kayu putih.
"Ini harus dicek lab dulu kandungannya. Jadi kita standar kan dulu satu persatu ya. Nanti kita bantu packagingnya," kata Mensos.
Lasiang Nurtalu, pengrajin minyak kayu putih yang dikunjungi Menteri Sosial dan rombongan menyambut baik gagasan Mensos tersebut.
"Kalau ibu tadi menyampaikan akan membantu pemasaran, korang senang," ungkap warga Karang Jaya tersebut.
Kementerian Sosial bersama dengan masyarakat setempat berkomitmen untuk terus mendukung pengrajin minyak kayu putih. Melalui branding dan peningkatan akses pasar, Kementerian Sosial berupaya memastikan bahwa pemberdayaan ekonomi ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi semua pihak terlibat. (Dens-Tim).











