- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
Rebranding Minyak Kayu Putih: Langkah Menteri Sosial untuk Tingkatkan Pendapatan Penerima Bantuan So
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id- Menteri Sosial RI Tri Rismaharini tekankan pemberdayaan penerima bantuan sosial melalui potensi lokal. Di sela-sela kunjungannya meninjau operasi katarak di RSU Namlea, Menteri Sosial menyempatkan bertandang ke salah satu pengrajin minyak kayu putih di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Kamis (21/12).
"Mereka sebagian besar adalah penerima bantuan sosial. Tetapi mereka sudah mendeklarasikan keluar dari bantuan sosial. Kemarin sudah graduasi. Artinya apa? Mereka sudah meningkat pendapatannya," ujar Menteri Sosial.
Banyaknya pohon minyak kayu putih di Namlea menjadikan minyak kayu putih memiliki peluang tinggi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Kendati penghasilan sudah meningkat, keterbatasan sumber daya untuk memasarkan produk membuat minyak kayu putih terutama dari pengrajin kecil kurang diketahui masyarakat.
Baca Lainnya :
- Menteri Kesehatan Lantik 8 Pejabat Tinggi Pratama
- Presiden Jokowi Songsong Ekonomi Nasional 2024 dengan Optimisme
- Bey Machmudin: Cadangan Pangan Akhir Tahun Aman
- Pelunasan Biaya Haji Dibuka 9 Januari 2024
- Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Pengembangan Program Pendidikan di IKN
Menyikapi hal tersebut, Menteri Sosial memberikan solusi untuk melakukan rebranding dan membuka peluang pemasaran minyak kayu putih.
"Ini harus dicek lab dulu kandungannya. Jadi kita standar kan dulu satu persatu ya. Nanti kita bantu packagingnya," kata Mensos.
Lasiang Nurtalu, pengrajin minyak kayu putih yang dikunjungi Menteri Sosial dan rombongan menyambut baik gagasan Mensos tersebut.
"Kalau ibu tadi menyampaikan akan membantu pemasaran, korang senang," ungkap warga Karang Jaya tersebut.
Kementerian Sosial bersama dengan masyarakat setempat berkomitmen untuk terus mendukung pengrajin minyak kayu putih. Melalui branding dan peningkatan akses pasar, Kementerian Sosial berupaya memastikan bahwa pemberdayaan ekonomi ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi semua pihak terlibat. (Dens-Tim).











