- Panen Bawang Merah Poktan Gemah Ripah, Bukti Nyata Dukungan DTPHP Cianjur untuk Petani
- Kepala BKPSDM Cianjur Akos Koswara: Pemuda Indonesia Patriotik, Gigih, dan Berempati
- Ketika Birokrasi Belajar Memiliki Hati: Makna Humanis Leader Award bagi Bupati Cianjur
- Disdukcapil Cianjur Percepat Layanan Digital, Warga Kini Bisa Urus Administrasi dari Rumah
- Kepemimpinan Humanis Bupati Cianjur Raih Apresiasi, DPMPTSP Sambut dengan Bangga
- DPUTR Cianjur Raih Peringkat 1 Penghargaan ASN Inspiratif, Inovatif, dan DMS
- DPUTR Cianjur Raih Peringkat 1 Penghargaan ASN Inspiratif, Inovatif, dan DMS
- BAZNAS Cianjur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Dukungan untuk Pendidikan Diniyah
- Hadi Sutrisno: Calendar of Event Kepariwisataan Kenalkan Cianjur Kota Santri
- Dari Sampah Menjadi Peluang: DPMPTSP Cianjur Dorong Ekonomi Sirkular
Puluhan Ribu Orang Telah Melamar Kerja Lewat Aplikasi Nyari Gawe

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Baraqt Dedi Mulyadi.
Pinusnews.id - Sejak diluncukan awal Oktober 2025, sudah 86.600 orang melamar pekerjaan lewat aplikasi ketenagakerjaan "Nyari Gawe". Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM meminta perusahaan terus memperbaharui data jumlah pelamar kerja yang sudah diterima bekerja.
Hal itu diungkapkan KDM kepada Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat Ning Wahyu Astutik, Kamis (16/10/2025).
"Bu Ning, tolong perusahaannya aktif memperbaharui ya agar kita terus memiliki data valid," ujar KDM kepada Ning Wahyu Astutik.
Baca Lainnya :
- Pengendara Diputar Balik, TNI-POLRI Razia di Pantai Wisata Cianjur
- Pelantikan Pengurus Syarikat Islam Kab. Cianjur Masa Jihad 2020-2025
- Info untuk Bupati Cianjur, 170 Rumah Tidak Layak Huni di Desa Tanjungsari Harus Cepat DibantuÂ
- Pulihkan Ekosistem, Komunitas Mancing BMWC Tanam Ribuan Benih Ikan
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
Menurut KDM, kebanyakan perusahaan mensyaratkan sertifikat keahlian kepada pelamar kerja. Contohnya, kursus memasak, kursus akuntansi, otomotif, dan lain-lain.
Sebelumnya, saat rapat koordinasi ketenagakerjaan di Kabupaten Purwakarta, KDM juga sempat menegaskan, para pencari kerja adalah subjek, bukan objek.
"Mereka adalah pemilik perusahaan sama dengan pimpinan perusahaan, dia adalah pemegang saham dalam bentuk sumber daya yang melahirkan produktivitas dalam industri," tegasnya.
Ning Wahyu Astutik menegaskan komitmennya untuk mendukung aplikasi "Nyari Gawe".
"Saya akan dorong perusahaan di Jawa Barat untuk memperbaharui terus data dan menggunakkan aplikasi 'Nyari Gawe' ini dengan sebaik-baiknya," kata Ning.
Puluhan Ribu Orang Telah Melamar Kerja Lewat Aplikasi 'Nyari Gawe'. (tim dens).











