- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
Puluhan Ribu Orang Telah Melamar Kerja Lewat Aplikasi Nyari Gawe

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Baraqt Dedi Mulyadi.
Pinusnews.id - Sejak diluncukan awal Oktober 2025, sudah 86.600 orang melamar pekerjaan lewat aplikasi ketenagakerjaan "Nyari Gawe". Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM meminta perusahaan terus memperbaharui data jumlah pelamar kerja yang sudah diterima bekerja.
Hal itu diungkapkan KDM kepada Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat Ning Wahyu Astutik, Kamis (16/10/2025).
"Bu Ning, tolong perusahaannya aktif memperbaharui ya agar kita terus memiliki data valid," ujar KDM kepada Ning Wahyu Astutik.
Baca Lainnya :
- Pengendara Diputar Balik, TNI-POLRI Razia di Pantai Wisata Cianjur
- Pelantikan Pengurus Syarikat Islam Kab. Cianjur Masa Jihad 2020-2025
- Info untuk Bupati Cianjur, 170 Rumah Tidak Layak Huni di Desa Tanjungsari Harus Cepat DibantuÂ
- Pulihkan Ekosistem, Komunitas Mancing BMWC Tanam Ribuan Benih Ikan
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
Menurut KDM, kebanyakan perusahaan mensyaratkan sertifikat keahlian kepada pelamar kerja. Contohnya, kursus memasak, kursus akuntansi, otomotif, dan lain-lain.
Sebelumnya, saat rapat koordinasi ketenagakerjaan di Kabupaten Purwakarta, KDM juga sempat menegaskan, para pencari kerja adalah subjek, bukan objek.
"Mereka adalah pemilik perusahaan sama dengan pimpinan perusahaan, dia adalah pemegang saham dalam bentuk sumber daya yang melahirkan produktivitas dalam industri," tegasnya.
Ning Wahyu Astutik menegaskan komitmennya untuk mendukung aplikasi "Nyari Gawe".
"Saya akan dorong perusahaan di Jawa Barat untuk memperbaharui terus data dan menggunakkan aplikasi 'Nyari Gawe' ini dengan sebaik-baiknya," kata Ning.
Puluhan Ribu Orang Telah Melamar Kerja Lewat Aplikasi 'Nyari Gawe'. (tim dens).











