- Tiga Anak Diduga Dijajakan lewat MiChat, Polisi Cianjur Bekuk Dua Pelaku
- SMPN 4 Sukaresmi Bangkit: Gedung Baru, Harapan Baru, Masa Depan Lebih Cerah
- Dari Nol ke Enam: PSI Cianjur Pasang Target Merebut Kursi DPRD 2029
- Menyelamatkan Jejak Sejarah: Disbudpar Cianjur Tetapkan Delapan Cagar Budaya Baru di 2026
- Dari Kandang Domba ke Rumah Layak: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Warga
- Disdukcapil Cianjur Jemput Bola, 897 ASN Aktivasi IKD
- Karang Taruna Cianjur Hadirkan Bakti Sosial dan Pemberdayaan Warga
- Dorong Penambahan 600 Kios, Diskumdagin Cianjur Perjuangkan Pedagang Pasar Ciranjang
- BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri, Anak Yatim yang Tak Patah Harapan demi Masa Depan
- Satu Telur, Sejuta Kehangatan: Teladan Kepedulian H. Aris Mulkan dan NCI untuk Cianjur
Pedestrian Siliwangi Cianjur Minim Lampu Penerangan, Rawan Kejahatan Geng Motor

Keterangan Gambar : Tampak pedestrian di jalan Siliwangi di samping Pemda Cianjur minim lampu penerangan, akibatnya rawan kejahatan geng motor.
Pinusnews.id - Warga Cianjur mengeluhkan minimnya lampu penerangan di sepanjang Pedestrian Siliwangi. Mereka menilai kawasan tersebut rawan kejahatan terutama dari aksi geng motor.
Bahkan, warga menyaksikan geng motor melakukan tindakan penganiayaan di objek wisata yang digadang-gadang menarik wisatawan oleh Pemkab Cianjur itu.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, Pedestrian Siliwangi yang berada persis di depan Pendopo Cianjur itu ramai dikunjungi masyarakat terutama kalangan muda. Tak sedikit mereka sering nongkrong hingga tengah malam, bahkan dini hari dengan keterbatasan lampu penerangan.
Baca Lainnya :
- Akibat Buang Sampah Sembarangan, Sungai di Cianjur Timbulkan Bakteri e-Coli
- Bupati Cianjur Laksanakan Giat Desa Manjur di Cilaku
- Bersama RSUD Sayang Cianjur dalam Keseruan Cianjur Property Expo 2024
- Bupati Cianjur Serahkan Bantuan Mobil Pelopor Gaya Hidup Sehat Kepada Yayasan Jantung Indonesia
- Bey Machmudin: Sekolah Vokasi Variabel Penting Tingkatkan Kemampuan SDM
“Memang ramai diminati sebagai tempat nongkrong khususnya kaum muda hingga larut subuh. Tetapi sangat minim penerangan dan terasa tidak aman,” kata dia, Selasa (9/7/2024).
Menurut dia, dampak belum adanya lampu penerangan mengakibatkan kejahatan jalanan terjadi. Salah satunya aksi kebrutalan geng motor terhadap masyarakat yang tengah asik nongkrong.
“Tidak sedikit ada kejadian yang tidak diinginkan, contohnya kemarin pada pukul 03.00 Wib, ada keributan diduga geng motor yang melintas membawa senjata tajam, sasarannya mereka remaja lagi nongkrong di tempat mengalami luka,” ujarnya.
Ia pun berharap, Pemkab Cianjur untuk merespon keinginan masyarakat dalam hal penyediaan lampu penerangan dan kepada pihak berwajib agar gencar melakukan patroli.
“Oleh sebab itu salah satu untuk mengurangi hal hal yg tidak diinginkan mungkin salah satunya lampu penerangan yang lebih terang. Pihak berwajib dalam hal ini kepolisian Cianjur patrolinya lebih intensif,” pungkasnya. (dens).











