- Presiden Prabowo Dorong Persatuan Pengusaha untuk Kemakmuran Bangsa
- Bupati Herman dan Kasatpol PP Cianjur Lakukan Giat Jumat Bersih
- Layanan PBG Kurang dari 3 Jam Akan Diterapkan di 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat
- Presiden Tegaskan Komitmen Pemerintah Sediakan Makanan Bergizi untuk Anak Indonesia
- Dialog Pilar Sosial Bersama Gus Mensos RI di Cianjur
- Duta Besar Uni Emirat Arab Serahkan Bantuan 200 Hunian Tetap Bagi Terdampak Gempa Bumi Cianjur 2022
- Yuk Pahami Pentingnya Identitas Pelaku Usaha Dengan NIB
- Pemicu Kebakaran Pom Bensin di Tanggeung Diduga dari Hubungan Arus Listrik Pendek
- Penduduk Miskin Jawa Barat Turun 0,38 Persen
- Presiden Prabowo Bahas Transformasi Digital dan E-Government bersama Menkomdigi Meutya Hafid
Pedestrian Siliwangi Cianjur Minim Lampu Penerangan, Rawan Kejahatan Geng Motor
Keterangan Gambar : Tampak pedestrian di jalan Siliwangi di samping Pemda Cianjur minim lampu penerangan, akibatnya rawan kejahatan geng motor.
Pinusnews.id - Warga Cianjur mengeluhkan minimnya lampu penerangan di sepanjang Pedestrian Siliwangi. Mereka menilai kawasan tersebut rawan kejahatan terutama dari aksi geng motor.
Bahkan, warga menyaksikan geng motor melakukan tindakan penganiayaan di objek wisata yang digadang-gadang menarik wisatawan oleh Pemkab Cianjur itu.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, Pedestrian Siliwangi yang berada persis di depan Pendopo Cianjur itu ramai dikunjungi masyarakat terutama kalangan muda. Tak sedikit mereka sering nongkrong hingga tengah malam, bahkan dini hari dengan keterbatasan lampu penerangan.
Baca Lainnya :
- Akibat Buang Sampah Sembarangan, Sungai di Cianjur Timbulkan Bakteri e-Coli
- Bupati Cianjur Laksanakan Giat Desa Manjur di Cilaku
- Bersama RSUD Sayang Cianjur dalam Keseruan Cianjur Property Expo 2024
- Bupati Cianjur Serahkan Bantuan Mobil Pelopor Gaya Hidup Sehat Kepada Yayasan Jantung Indonesia
- Bey Machmudin: Sekolah Vokasi Variabel Penting Tingkatkan Kemampuan SDM
“Memang ramai diminati sebagai tempat nongkrong khususnya kaum muda hingga larut subuh. Tetapi sangat minim penerangan dan terasa tidak aman,” kata dia, Selasa (9/7/2024).
Menurut dia, dampak belum adanya lampu penerangan mengakibatkan kejahatan jalanan terjadi. Salah satunya aksi kebrutalan geng motor terhadap masyarakat yang tengah asik nongkrong.
“Tidak sedikit ada kejadian yang tidak diinginkan, contohnya kemarin pada pukul 03.00 Wib, ada keributan diduga geng motor yang melintas membawa senjata tajam, sasarannya mereka remaja lagi nongkrong di tempat mengalami luka,” ujarnya.
Ia pun berharap, Pemkab Cianjur untuk merespon keinginan masyarakat dalam hal penyediaan lampu penerangan dan kepada pihak berwajib agar gencar melakukan patroli.
“Oleh sebab itu salah satu untuk mengurangi hal hal yg tidak diinginkan mungkin salah satunya lampu penerangan yang lebih terang. Pihak berwajib dalam hal ini kepolisian Cianjur patrolinya lebih intensif,” pungkasnya. (dens).