- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
Pedestrian Siliwangi Cianjur Minim Lampu Penerangan, Rawan Kejahatan Geng Motor

Keterangan Gambar : Tampak pedestrian di jalan Siliwangi di samping Pemda Cianjur minim lampu penerangan, akibatnya rawan kejahatan geng motor.
Pinusnews.id - Warga Cianjur mengeluhkan minimnya lampu penerangan di sepanjang Pedestrian Siliwangi. Mereka menilai kawasan tersebut rawan kejahatan terutama dari aksi geng motor.
Bahkan, warga menyaksikan geng motor melakukan tindakan penganiayaan di objek wisata yang digadang-gadang menarik wisatawan oleh Pemkab Cianjur itu.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, Pedestrian Siliwangi yang berada persis di depan Pendopo Cianjur itu ramai dikunjungi masyarakat terutama kalangan muda. Tak sedikit mereka sering nongkrong hingga tengah malam, bahkan dini hari dengan keterbatasan lampu penerangan.
Baca Lainnya :
- Akibat Buang Sampah Sembarangan, Sungai di Cianjur Timbulkan Bakteri e-Coli
- Bupati Cianjur Laksanakan Giat Desa Manjur di Cilaku
- Bersama RSUD Sayang Cianjur dalam Keseruan Cianjur Property Expo 2024
- Bupati Cianjur Serahkan Bantuan Mobil Pelopor Gaya Hidup Sehat Kepada Yayasan Jantung Indonesia
- Bey Machmudin: Sekolah Vokasi Variabel Penting Tingkatkan Kemampuan SDM
“Memang ramai diminati sebagai tempat nongkrong khususnya kaum muda hingga larut subuh. Tetapi sangat minim penerangan dan terasa tidak aman,” kata dia, Selasa (9/7/2024).
Menurut dia, dampak belum adanya lampu penerangan mengakibatkan kejahatan jalanan terjadi. Salah satunya aksi kebrutalan geng motor terhadap masyarakat yang tengah asik nongkrong.
“Tidak sedikit ada kejadian yang tidak diinginkan, contohnya kemarin pada pukul 03.00 Wib, ada keributan diduga geng motor yang melintas membawa senjata tajam, sasarannya mereka remaja lagi nongkrong di tempat mengalami luka,” ujarnya.
Ia pun berharap, Pemkab Cianjur untuk merespon keinginan masyarakat dalam hal penyediaan lampu penerangan dan kepada pihak berwajib agar gencar melakukan patroli.
“Oleh sebab itu salah satu untuk mengurangi hal hal yg tidak diinginkan mungkin salah satunya lampu penerangan yang lebih terang. Pihak berwajib dalam hal ini kepolisian Cianjur patrolinya lebih intensif,” pungkasnya. (dens).











