- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
Cianjur Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Jelang Libur Nataru 2025-2026
Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian.
Pinusnews.id - Menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Cianjur mengintensifkan kesiapsiagaan penanganan bencana. Camat dan perangkat daerah dikerahkan untuk langkah pencegahan di wilayah masing-masing, dengan fokus pada risiko banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menekankan koordinasi lintas sektor, terutama dengan para camat sebagai garda terdepan.
"Curah hujan tinggi di akhir tahun menjadi risiko utama. Karena itu, saya minta seluruh camat segera ambil langkah pencegahan," katanya kepada wartawan.
Baca Lainnya :
- Dishub Cianjur Pasang CCTV di 8 Titik, 24 Jam Pantau Lalu-Lintas
- Geger, di Sebuah Kosan seorang Pria Meninggal, yang Wanita Kritis
- Meski Dananya Minim, Berani Rombak Kantor, Hasilnya..Wow Keren!
- Duh Kasihan, Pohon Tumbang Hancurkan Rumah Milik IdaÂ
- Polres Cianjur Tangkap Tukang Obat Cabuli Anak
Instruksi utama mencakup pembersihan saluran air seperti gorong-gorong, drainase, dan daerah aliran sungai. Bupati memerintahkan normalisasi titik pendangkalan agar air mengalir lancar saat hujan deras.
"Saluran air harus dibersihkan segera untuk hindari banjir," tegasnya.
Selain itu, menurut Bupati Wahyu, Pemkab juga menyiapkan alat berat di lokasi rawan.
"Saya instruksikan dinas terkait kirim alat berat ke titik rawan, agar penanganan longsor dan banjir lebih cepat," ujarnya.
Pada bagian lain, untuk meningkatkan respons darurat, BPBD Cianjur menggelar simulasi evakuasi dan pelatihan warga di 15 kecamatan rawan. Kegiatan ini melibatkan relawan Tagana dan satgas bencana, dengan target 5.000 warga terlatih.
"Simulasi ini pastikan masyarakat siap tanggap bencana, termasuk rute evakuasi aman," kata Sekretaris BPBD, Asep Sudrajat.
Bahkan, BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas PUTR Cianjur dan Dina Perkim Cianjur. Alat berat ditempatkan di jalur strategis seperti kawasan Puncak hingga selatan (Sukanagara, Cibinong, Naringgul, dan Sindangbarang). Posko darurat dan saluran informasi WhatsApp siaga 24 jam juga diaktifkan untuk laporan cepat dari masyarakat. (dens).











