Pawai HUT ke-80 Jawa Barat Dihentikan, Dedi Mulyadi Kumpulkan Panitia, Ada Apa?

20 Agu 2025, 10:23:26 WIB Jawa Barat
Pawai HUT ke-80 Jawa Barat Dihentikan, Dedi Mulyadi Kumpulkan Panitia, Ada Apa?

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, saat menjelaskan dihentikannya pawai budaya kepada rombongan arak-arakan dari Kabupaten Cianjur.


Pinusnews.id - Kegiatan HUT ke-80 Jawa Barat berakhir mengecewakan alias perayaan itu tidak tuntas dilaksanakan akibat arak-arakan dari 27 Kabupaten/Kota, disalib oleh rombongan Setna Jabar dan OPD, sehingga suasananya menjadi kacau. Arak-arakan HUT ke-80 Jawa Barat mengusung tema Kirab budaya "Jabar Hudang" dimulai dari Gedung Merdeka sampai di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025.

Arak-arakan maupun Kirab dengan melibatkan 27 kabupaten/kota merupakan rangkaian yang menyatu padu dari Kirab berkuda arak-arakan terdepan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati/Wali Kota se Jabar. Bahkan, arak-arakan ayau paesi budaya itu sudah sedemikian rupa ditata supaya gelaran menyentuh bufaya Jawa Barat, yang ditampilkan setiap Kabupaten/Kota dimaksud.

Memang, sepertinya panitia dalam merancang HUT ke-80 Jawa Barat, kurang profesional baik soal jadwal waktu keberangkatan dari Gedung Merdeka ke Gedung Sate maupun jarak tempuhnya, juga "kisi-kisi" lainnya yang bisa mengganggu capaian kesuksesannya. 

Baca Lainnya :

Tampak Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat dengan menunggang kuda lebih dulu tiba di tenda kehormatan diiringi Bupati/Wali Kota. Gubernur Jabar juga tampil menari bersama para penari Caruban Pajajaran.

Pada saat itulah tarian merangkai babad kirab kisah Nyai Subang Larang, ternyata arak-arakan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman bersama OPD tiba-tiba tanpa komando maupun arahan yang tidak jelas memasuki wilayah tenda kehormatan, Herman terhentak-hentak di atas  kuda dibekingi oleh para Asisten juga OPD dengan performanya masing-masing.

Menyaksikan peristiwa tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, tampak terkejut dan mungkin tersinggung atau  bahkan kecewa berat, karena tanpa ragu KDM melalui pengeras suara memerintahkan dengan tegas supaya arak-arakan Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman dihentikan. 

Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa pawai budaya itu ada rangkaian ceritanya seperti usai lakon tentang Caruban Pajajaran, lalu masuk ke cerita Subang Larang, itu kabupaten kota menceritakan sejarah Jawa Barat. Bukan Setda malah motong di tengah terus bikin arak-arakan tersendiri.

"Ini lakon rangkaian maupun irutan dari sejarah Jawa Barat  diceritakan dalam bentuk pawai budaya, coba mohon ngerti seni, silakan stop yang Setda, lebih dulukan yang kabupaten/ kota," tutur Dedi Mulyadi menjelaskan yang tampak gundah gulanah.

Akibat "kekisruhan" itu semua peserta arak-arakan pawai dari Kabupaten/Kota akhirnya distop untuk melintas di depan tenda kehormatan Gubernur Jabar. Kejadian dari "kekacauan" HUT ke- 80 Jawa Barat tersebut, Dedi Mulyadi kemungjinan besar merasa marah hingga saat itu juga arak-arakan pawai dihentikan, mengumpulkan panitia serta pihak terkait lainnya. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment