- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
Pawai HUT ke-80 Jawa Barat Dihentikan, Dedi Mulyadi Kumpulkan Panitia, Ada Apa?

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, saat menjelaskan dihentikannya pawai budaya kepada rombongan arak-arakan dari Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Kegiatan HUT ke-80 Jawa Barat berakhir mengecewakan alias perayaan itu tidak tuntas dilaksanakan akibat arak-arakan dari 27 Kabupaten/Kota, disalib oleh rombongan Setna Jabar dan OPD, sehingga suasananya menjadi kacau. Arak-arakan HUT ke-80 Jawa Barat mengusung tema Kirab budaya "Jabar Hudang" dimulai dari Gedung Merdeka sampai di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025.
Arak-arakan maupun Kirab dengan melibatkan 27 kabupaten/kota merupakan rangkaian yang menyatu padu dari Kirab berkuda arak-arakan terdepan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati/Wali Kota se Jabar. Bahkan, arak-arakan ayau paesi budaya itu sudah sedemikian rupa ditata supaya gelaran menyentuh bufaya Jawa Barat, yang ditampilkan setiap Kabupaten/Kota dimaksud.
Memang, sepertinya panitia dalam merancang HUT ke-80 Jawa Barat, kurang profesional baik soal jadwal waktu keberangkatan dari Gedung Merdeka ke Gedung Sate maupun jarak tempuhnya, juga "kisi-kisi" lainnya yang bisa mengganggu capaian kesuksesannya.
Baca Lainnya :
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
- Ini Hasil Penghitungan Suara Pilkada Cianjur 2020
- Geger, Mayat Pria Ditemukan Meninggal  dalam Rumah
Tampak Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat dengan menunggang kuda lebih dulu tiba di tenda kehormatan diiringi Bupati/Wali Kota. Gubernur Jabar juga tampil menari bersama para penari Caruban Pajajaran.
Pada saat itulah tarian merangkai babad kirab kisah Nyai Subang Larang, ternyata arak-arakan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman bersama OPD tiba-tiba tanpa komando maupun arahan yang tidak jelas memasuki wilayah tenda kehormatan, Herman terhentak-hentak di atas kuda dibekingi oleh para Asisten juga OPD dengan performanya masing-masing.
Menyaksikan peristiwa tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, tampak terkejut dan mungkin tersinggung atau bahkan kecewa berat, karena tanpa ragu KDM melalui pengeras suara memerintahkan dengan tegas supaya arak-arakan Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman dihentikan.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa pawai budaya itu ada rangkaian ceritanya seperti usai lakon tentang Caruban Pajajaran, lalu masuk ke cerita Subang Larang, itu kabupaten kota menceritakan sejarah Jawa Barat. Bukan Setda malah motong di tengah terus bikin arak-arakan tersendiri.
"Ini lakon rangkaian maupun irutan dari sejarah Jawa Barat diceritakan dalam bentuk pawai budaya, coba mohon ngerti seni, silakan stop yang Setda, lebih dulukan yang kabupaten/ kota," tutur Dedi Mulyadi menjelaskan yang tampak gundah gulanah.
Akibat "kekisruhan" itu semua peserta arak-arakan pawai dari Kabupaten/Kota akhirnya distop untuk melintas di depan tenda kehormatan Gubernur Jabar. Kejadian dari "kekacauan" HUT ke- 80 Jawa Barat tersebut, Dedi Mulyadi kemungjinan besar merasa marah hingga saat itu juga arak-arakan pawai dihentikan, mengumpulkan panitia serta pihak terkait lainnya. (dens).











