- Dalam Rangka HUT RI Ke-81, Polres Cianjur dan Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Mancing Bersama
- TMMD Ke-129 di Mekarmukti: Cor Jalan, Bangun Rutilahu, dan Pasang Pipanisasi untuk Hidup Lebih Baik
- Perhutani KPH Cianjur Sambut Mahasiswa UNB: Praktik Lapang Jadi Jembatan Antara Teori dan Realitas
- Cianjur Jadi Tuan Rumah Sekolah Nasional Terintegrasi: Bukti Kinerja Disdikpora yang Proaktif
- Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan
- Presiden Prabowo: Swasembada Pangan Perkuat Ketahanan Bangsa
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
Musim Hujan Mengguyur, Harga Sayuran Naik di Pasar Cianjur?

Keterangan Gambar : Seorang petani saat memanen sayuran pakcoy.
Pinusnews.id - Musim hujan yang disertai angin kini mulai mengguyur di wilayah Cianjur, salah satunya di daerah penghasil sayuran seperti di Kecamatan Pacet, dan Cipanas.
Imbas dari musim hujan dan yang disertai angin, semua jenis tanaman sayuran kini mulai sulit untuk didapatkan. Hal tersebut lantaran lambatnya pertumbuhan benih sayuran karena diguyur hujan dan juga angin kencang.
Salah satu petani sayuran di Kampung Gunungputri, Desa Sukatani Kecamatan Pacet, Cianjur, Nanang (40), mengatakan, imbas dari musim hujan dan angin harga sayuran mengalami kenaikan.
Baca Lainnya :
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
- Kini di Cianjur Hadir Layanan Virtual Grab Driver Center
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Waduh, Warga Dua Desa di Naringgul Cianjur Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak
- Masa Pandemi Corona, Ini Kepedulian Sosial Anggota Komisi XI DPR RI Ecky
"Kondisi hujan yang disertai angin kencang seperti sekarang ini memang berimbas kepada harga, selain barangnya sulit didapatkan, cuaca tergolong ekstrem," kata Nanang, Jumat (20/12/2024).
Menurut Nanang, seperti harga sayuran jenis pakcoy, sebelumnya Rp500 kini ada yang berani bayar Rp10 ribu per kilo.
"Mungkin karena hujan terus-terusan, kualitas sayuran tidak maksimal, apalagi kalau sudah dihantam angin, tak sedikit plastik penutup sayuran juga bibit banyak yang rusak," ujarnya. (tim).


.jpg)
.jpg)
.jpg)






