- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
Musim Hujan Mengguyur, Harga Sayuran Naik di Pasar Cianjur?

Keterangan Gambar : Seorang petani saat memanen sayuran pakcoy.
Pinusnews.id - Musim hujan yang disertai angin kini mulai mengguyur di wilayah Cianjur, salah satunya di daerah penghasil sayuran seperti di Kecamatan Pacet, dan Cipanas.
Imbas dari musim hujan dan yang disertai angin, semua jenis tanaman sayuran kini mulai sulit untuk didapatkan. Hal tersebut lantaran lambatnya pertumbuhan benih sayuran karena diguyur hujan dan juga angin kencang.
Salah satu petani sayuran di Kampung Gunungputri, Desa Sukatani Kecamatan Pacet, Cianjur, Nanang (40), mengatakan, imbas dari musim hujan dan angin harga sayuran mengalami kenaikan.
Baca Lainnya :
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
- Kini di Cianjur Hadir Layanan Virtual Grab Driver Center
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Waduh, Warga Dua Desa di Naringgul Cianjur Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak
- Masa Pandemi Corona, Ini Kepedulian Sosial Anggota Komisi XI DPR RI Ecky
"Kondisi hujan yang disertai angin kencang seperti sekarang ini memang berimbas kepada harga, selain barangnya sulit didapatkan, cuaca tergolong ekstrem," kata Nanang, Jumat (20/12/2024).
Menurut Nanang, seperti harga sayuran jenis pakcoy, sebelumnya Rp500 kini ada yang berani bayar Rp10 ribu per kilo.
"Mungkin karena hujan terus-terusan, kualitas sayuran tidak maksimal, apalagi kalau sudah dihantam angin, tak sedikit plastik penutup sayuran juga bibit banyak yang rusak," ujarnya. (tim).











