- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
Musim Hujan Mengguyur, Harga Sayuran Naik di Pasar Cianjur?

Keterangan Gambar : Seorang petani saat memanen sayuran pakcoy.
Pinusnews.id - Musim hujan yang disertai angin kini mulai mengguyur di wilayah Cianjur, salah satunya di daerah penghasil sayuran seperti di Kecamatan Pacet, dan Cipanas.
Imbas dari musim hujan dan yang disertai angin, semua jenis tanaman sayuran kini mulai sulit untuk didapatkan. Hal tersebut lantaran lambatnya pertumbuhan benih sayuran karena diguyur hujan dan juga angin kencang.
Salah satu petani sayuran di Kampung Gunungputri, Desa Sukatani Kecamatan Pacet, Cianjur, Nanang (40), mengatakan, imbas dari musim hujan dan angin harga sayuran mengalami kenaikan.
Baca Lainnya :
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
- Kini di Cianjur Hadir Layanan Virtual Grab Driver Center
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Waduh, Warga Dua Desa di Naringgul Cianjur Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak
- Masa Pandemi Corona, Ini Kepedulian Sosial Anggota Komisi XI DPR RI Ecky
"Kondisi hujan yang disertai angin kencang seperti sekarang ini memang berimbas kepada harga, selain barangnya sulit didapatkan, cuaca tergolong ekstrem," kata Nanang, Jumat (20/12/2024).
Menurut Nanang, seperti harga sayuran jenis pakcoy, sebelumnya Rp500 kini ada yang berani bayar Rp10 ribu per kilo.
"Mungkin karena hujan terus-terusan, kualitas sayuran tidak maksimal, apalagi kalau sudah dihantam angin, tak sedikit plastik penutup sayuran juga bibit banyak yang rusak," ujarnya. (tim).











