- Pereda Narkoba di Cianjur: Langkah Polisi Jelang Ramadan 2026
- Transparansi Bansos melalui Stiker Rumah, Antara Kesadaran Mandiri dan Kontroversi Sosial
- Mengelola Arus Lalu Lintas di Jalur Puncak-Cianjur Saat Libur Panjang
- Kontroversi Geothermal di Ambang Taman Nasional: Suara Warga Cianjur yang Belum Terdengar
- Memperkuat PKBM: Langkah Strategis Pendidikan Non-Formal Menuju Kesejahteraan Merata di Cianjur
- Sinergi Perumdam Tirta Mukti Cianjur dan Bank BJB Wujudkan Layanan Air Minum Prima di Cianjur
- Rumah Pemberdayaan: Langkah Inklusif Menuju Kemandirian di Kabupaten Cianjur
- ASN Bersinar Cianjur: Kebangkitan Pasar Rakyat dari Semangat Kolaborasi ASN
- Zakat Produktif ala BAZNAS Cianjur: Z Mart dan Z Auto Wujudkan Umat Mandiri di Era H. Tata
- Hibah Lahan 15.000 Meter: Warisan Kepedulian Bupati Cianjur untuk Jemaah Haji
Mengelola Arus Lalu Lintas di Jalur Puncak-Cianjur Saat Libur Panjang

Keterangan Gambar : Saat libur panjang situasi jalan raya di Kawasan Puncak-Cianjur terpantau normal.
Pinusnews.id - Libur panjang selalu menjadi magnet bagi wisatawan, terutama di kawasan Puncak-Cianjur yang menawarkan udara segar dan pemandangan indah. Namun, euforia ini sering kali diikuti tantangan berat di jalan raya. Pada Minggu, 15 Februari 2026, volume kendaraan di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Kabupaten Cianjur, melonjak sekitar 20 persen dibanding hari biasa.
Fenomena ini bukan hal baru karena libur nasional rutin memicu arus mudik balik atau wisata akhir pekan dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Bogor.
Berdasarkan pantauan lapangan, situasi lalu lintas justru terpantau normal lancar sejak hari itu. Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Suhandi, mengonfirmasi peningkatan volume kendaraan telah terjadi sejak dua hari sebelumnya.
Baca Lainnya :
- BPNT di Desa Sukamulya, Dikelola BUMDes Secara Mandiri
- 8 Kades Ontrog Kantor Camat Warungkondang, Ada Apa?
- Naringgul Cianjur Dilanda Banjir
- Polisi Cianjur Tangkap Pembunuh Pegawai Koperasi
- Kunjungan Kerja Danrem 061– Suryakencana ke Cianjur
"Situasi arus lalu lintas di Jalur Puncak-Cianjur sedang mengalami peningkatan karena libur panjang," ujarnya.
Kendaraan mayoritas berasal dari Bogor dan Jakarta, menuju destinasi wisata populer seperti Puncak dan Cipanas. Meski demikian, hanya beberapa titik yang mengalami perlambatan, terutama saat kendaraan keluar-masuk area wisata.
Keberhasilan menjaga kelancaran ini tak lepas dari respons cepat aparat. Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah secara situasional, yang dikoordinasikan dengan Polres Bogor. Langkah ini membuktikan bahwa perencanaan matang bisa mengimbangi lonjakan pengunjung.
Namun, di balik kelancaran sementara, ada pelajaran berharga: infrastruktur jalan yang sempit di kawasan pegunungan rentan overcrowding jika tidak dikelola baik.
Agar libur panjang tak berujung tragedi, kehati-hatian menjadi senjata utama. Pengendara disarankan patuhi aturan satu arah, jaga jarak aman, dan hindari manuver ugal-ugalan di tanjakan curam. Gunakan aplikasi navigasi untuk pantau titik macet real-time, dan prioritaskan kendaraan ringan agar tak memperlambat arus.
Bagi pejalan kaki dan wisatawan, selalu pakai trotoar atau pinggir jalan, hindari nyebrang sembarangan. Polisi dan warga lokal pun perlu kolaborasi lebih erat, seperti patroli intensif dan edukasi keselamatan.
Dengan kesadaran bersama, jalur Puncak-Cianjur bisa tetap jadi surga wisata tanpa korban jiwa. Libur panjang memang menyenangkan, tapi keselamatan adalah prioritas utama bagi semua pihak. (dens).










