- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
Rumah Pemberdayaan: Langkah Inklusif Menuju Kemandirian di Kabupaten Cianjur

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Launching Program Rumah Pemberdayaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas Kabupaten Cianjur, berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas (BPMRD) DPW PKS Jawa Barat yang diketuai oleh H. RK. Dadan Suryanegara, sebagai wujud komitmen menghadirkan ruang pemberdayaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.
Acara yang mempertemukan berbagai unsur organisasi disabilitas dan masyarakat rentan ini menjadi momentum penting penguatan jejaring dan sinergi. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari PPDI, HWDI, ITMI, Pertuni, Gerkatin, serta keluarga besar SLB AB dan C Bina Asih, selain masyarakat rentan dari berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan modal usaha kepada komunitas yang telah memiliki unit UMKM sebagai bentuk penguatan ekonomi produktif. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, serta mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
Baca Lainnya :
- BPNT di Desa Sukamulya, Dikelola BUMDes Secara Mandiri
- 8 Kades Ontrog Kantor Camat Warungkondang, Ada Apa?
- Naringgul Cianjur Dilanda Banjir
- Polisi Cianjur Tangkap Pembunuh Pegawai Koperasi
- Kunjungan Kerja Danrem 061– Suryakencana ke Cianjur
Suasana semakin semarak dengan penampilan seni dari siswa-siswi SLB AB dan C Bina Asih yang menampilkan kreativitas dan bakat luar biasa. Tepuk tangan meriah dari para tamu undangan menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Bina Asih Cianjur, Torik Imanurdin, menyerahkan Kamus Sistem Isyarat Bahasa Indonesia sebagai kontribusi nyata dalam memperluas literasi komunikasi inklusif. Sementara itu, Kepala Sekolah SLB AB Bina Asih, Ibu Narti, turut menyerahkan Kamus Bahasa Isyarat Bergambar sebagai sarana edukasi yang lebih mudah diakses oleh peserta didik dan masyarakat umum.
Kegiatan juga diramaikan dengan pameran hasil UMKM binaan, yang menampilkan beragam produk kreatif dan inovatif. Stan-stan pameran dipadati pengunjung yang antusias melihat sekaligus membeli produk-produk unggulan hasil karya para pelaku usaha disabilitas dan masyarakat rentan.
Dalam sambutannya, Pak Wilman selaku tim Bidang PMRD DPW PKS Jawa Barat menegaskan bahwa Rumah Pemberdayaan ini bukan sekadar simbol, tetapi pusat gerakan yang akan menghadirkan pelatihan keterampilan, advokasi hak-hak disabilitas, pendampingan usaha, serta berbagai program strategis lainnya sesuai kebutuhan komunitas.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program agar dampaknya benar-benar dirasakan secara nyata. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi erat antara BPMRD DPW PKS Jawa Barat dan Bidang PMRD DPD PKS Kabupaten Cianjur yang diketuai oleh Ibu R. Ela Layla Mardiyah. Sinergi ini menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang lebih inklusif di Kabupaten Cianjur.
Launching Rumah Pemberdayaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas ini diharapkan menjadi titik awal gerakan bersama—menguatkan yang lemah, memberdayakan yang rentan, dan menghadirkan harapan baru menuju Cianjur yang lebih ramah disabilitas dan berkeadilan sosial. (Torik Imanurdin).











