Zakat Produktif ala BAZNAS Cianjur: Z Mart dan Z Auto Wujudkan Umat Mandiri di Era H. Tata

15 Feb 2026, 08:40:58 WIB Cianjur
Zakat Produktif ala BAZNAS Cianjur: Z Mart dan Z Auto Wujudkan Umat Mandiri di Era H. Tata

Keterangan Gambar : Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, meresmikan Z Mart dan Z Auto.


Pinusnews.id - Di tengah tantangan ekonomi yang kian kompleks, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur menunjukkan kepemimpinan visioner di bawah Ketua H. Tata A.Pi., MM. Pada Rabu, 11 Februari 2026, launching Program Z Mart dan Z Auto menjadi tonggak baru dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Acara yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata untuk mengubah zakat dari bantuan sementara menjadi instrumen pengentasan kemiskinan berbasis usaha produktif. 

Dalam acara itu disebutkan, sebanyak 50 pelaku usaha mikro warung kecil dan 3 pengusaha bengkel motor telah menerima manfaat langsung, setelah melalui assessment ketat oleh tim pendamping dan verifikasi BAZNAS. Kinerja ini mencerminkan pendekatan H. Tata yang strategis: fokus pada mustahik layak yang siap berkembang.

Baca Lainnya :

H. Tata menjelaskan visi jangka panjangnya dengan tegas. “Zakat harus dikelola secara produktif. Kita ingin mustahik memiliki daya saing, meningkat kapasitas usahanya, dan pada akhirnya bertransformasi menjadi muzakki,” ungkapnya. 

Pernyataan H. Tata ini bukan janji kosong. Di bawah kepemimpinannya, BAZNAS Cianjur telah membuktikan kemampuan mengelola zakat secara efektif, dengan program-program yang dirancang bertahap dan berkelanjutan. Saat ini, dampaknya terlihat jelas: penerima manfaat Z Mart dan Z Auto kini punya modal usaha kuat untuk bertahan di tengah persaingan ritel modern dan layanan otomotif.

Program Z Mart, misalnya, mengangkat warung kecil menjadi ritel kompetitif di wilayah urban. Intervensi mencakup diversifikasi produk, renovasi dan branding warung, penguatan rantai pasok berkelanjutan, pendampingan kelompok, serta dukungan teknologi distribusi.

Prosesnya matang, mulai sosialisasi, rekrutmen pendamping, pemetaan potensi, analisis assessment, penanaman nilai kewirausahaan, hingga pendampingan intensif pasca-penyaluran barang. Hasilnya? 50 mustahik kini punya warung "naik kelas" yang siap bersaing.

Sementara Z Auto menargetkan bengkel motor mandiri. Program ini dimulai dari pemilihan lokasi berbasis data populasi dan kemiskinan, dilanjutkan rekrutmen, survei, penyaluran aset, pelatihan keterampilan, hingga monitoring. 

Selain itu, bantuan berupa peralatan bengkel, pelatihan teknis, pendampingan usaha, plus penguatan spiritual—diharapkan tingkatkan pendapatan, kurangi pengangguran, dan percepat transformasi ekonomi.

Ketiga penerima Z Auto sudah menunjukkan kemajuan awal, bukti kinerja solid BAZNAS Cianjur saat ini. Keberhasilan ini juga tak lepas dari sinergi nasional-daerah.

Hadir dalam momen tersebut Direktur Pendayagunaan UPZ dan CSR BAZNAS Pusat Eka Budhi Sulistyo, S.Pt., M.A.P; Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Barat Zaki Hilmi, MH; pimpinan BAZNAS Cianjur; Kasubag Keagamaan Setda Cianjur; Bank BJB Cabang Cianjur; serta mitra Aksesmu. Kolaborasi multipihak ini memperkuat ekosistem zakat, sejalan semangat "Zakat Menguatkan Indonesia".

Ke depan, di era H. Tata, BAZNAS Cianjur berpotensi lebih besar lagi. Dengan track record peluncuran program inovatif ini, lembaga siap skalakan Z Mart dan Z Auto ke lebih banyak mustahik, ciptakan ribuan muzakki baru, dan jadikan Cianjur model pemberdayaan zakat nasional. Zakat bukan lagi solusi sosial semata, tapi motor penggerak ekonomi umat yang inklusif dan berkelanjutan. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment