- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Kolaborasi Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary dengan UMKM Dendeng Belut Desa Mayak : Upaya Peningkatan Kes

Keterangan Gambar : Mahasiswa KKN Al Azhari Cianjur sedang mengikuti proses produksi olahan belut
Pinusnews.id Cianjur - Dalam rangka melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhary telah berkolaborasi dengan salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak dalam produksi dendeng belut di Desa Mayak.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan strategi digital marketing yang efektif.
Desa Mayak dikenal dengan hasil perikanannya, termasuk produk olahan belut yang menjadi ciri khas wilayah ini. Salah satu UMKM yang cukup berkembang adalah usaha pembuatan dendeng belut. Namun, di tengah persaingan yang semakin ketat dan perkembangan teknologi yang pesat, UMKM ini menghadapi tantangan dalam memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.
Baca Lainnya :
- Bupati Herman Suherman dan Kadis Dinkes Cianjur Yusman Faisal Hadiri Giat Pekan Kesehatan
- Perangkat Desa Sukaluyu Undur Diri Secara Massal, Menyusul RT-RW Juga Ikut Mundur, Ada Apa?
- 50 Anggota DPRD Cianjur Periode 2024-2029 Hingga Kini Belum Dilantik, Ternyata Ini Penyebabnya
- Tim Supervisi KKN STAI Al Azhary Lakukan Pengawasan pada 3 Posko KKN di Kecamatan Cibeber.
- Sekjen Partai Gerindra Serahkan Surat Rekomendasi Kepada Deden Nasihin dan Neneng Efa Fatimah
Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa KKN STAI Al-Azhary diharapkan dapat memberikan solusi melalui penerapan digital marketing yang mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary berfokus pada beberapa langkah strategis dalam membantu UMKM dendeng belut tersebut, antara lain:
1. Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas: Para mahasiswa memberikan pelatihan kepada pemilik UMKM dan para pekerja mengenai penggunaan teknologi digital, seperti media sosial, e-commerce, dan teknik optimasi mesin pencari (SEO). Dengan pelatihan ini, diharapkan UMKM mampu mengelola platform digital secara mandiri dan efektif.
2. Pembuatan dan Pengelolaan Media Sosial: Mahasiswa membantu dalam pembuatan akun media sosial khusus untuk UMKM dendeng belut. Mereka juga merancang konten yang menarik dan relevan untuk diposting secara rutin, guna meningkatkan visibilitas produk di dunia maya.
3. Fotografi dan Desain Grafis: Selain pemasaran melalui teks, mahasiswa juga berkontribusi dalam pembuatan foto produk berkualitas tinggi dan desain grafis yang profesional untuk menarik minat konsumen. Foto-foto ini kemudian digunakan dalam promosi di media sosial dan platform e-commerce.
4. Pengembangan Website dan E-Commerce: Mahasiswa membantu dalam pembuatan website sederhana yang berfungsi sebagai toko online, sehingga pembeli dari luar daerah dapat dengan mudah memesan produk dendeng belut secara online. Website ini juga dioptimalkan agar mudah ditemukan di mesin pencari.
5. Analisis Pasar dan Pemasaran Target: Para mahasiswa melakukan analisis pasar untuk memahami kebutuhan dan preferensi konsumen. Berdasarkan analisis ini, mereka menerapkan strategi pemasaran yang ditargetkan, misalnya dengan berfokus pada segmen pasar tertentu yang dianggap memiliki potensi besar.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan UMKM Dendeng Belut di Desa Mayak merupakan contoh nyata bagaimana sinergi antara akademisi dan pelaku usaha lokal dapat menghasilkan perubahan positif bagi masyarakat.
Penerapan digital marketing terbukti efektif dalam memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Dengan keberhasilan program ini, diharapkan model serupa dapat diterapkan di desa-desa lain untuk mendukung pengembangan UMKM dan meningkatkan perekonomian lokal.
Editor : Najwa











