Kepala BPBD Cianjur Asep Kusmana Wijaya: Cianjur Utara-Selatan Zona Merah Rawan Bencana
Oleh : tim dens

16 Jul 2025, 06:49:51 WIB Cianjur
Kepala BPBD Cianjur Asep Kusmana Wijaya: Cianjur Utara-Selatan Zona Merah Rawan Bencana

Keterangan Gambar : Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Asep Kusmana Wijaya.


Pinusnews.id - Kabupaten Cianjur kembali ditegaskan sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi Kedua di Jawa Barat. 

Menghadapi kenyataan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur memperkuat langkah strategis guna meminimalisasi korban jiwa dan kerusakan akibat bencana alam.

Kepala BPBD Cianjur, Jawa Barat, Asep Kusmana Wijaya, mengungkapkan bahwa sebagian besar wilayah Cianjur, dari utara hingga selatan, berada dalam zona merah rawan bencana. Oleh karena itu, pihaknya fokus pada tiga aspek utama: optimalisasi sistem peringatan dini, peningkatan kecepatan respons saat bencana, dan perluasan edukasi kebencanaan hingga ke pelosok desa.

Baca Lainnya :

“Cianjur punya sejarah panjang menghadapi bencana. Tragedi gempa besar beberapa tahun lalu menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan masyarakat adalah fondasi utama dalam mitigasi,” kata Asep kepada awak media, Selasa 15 Juli 2025.

Dalam upaya preventif, BPBD kini gencar melakukan sosialisasi dan pelatihan kebencanaan ke berbagai wilayah rawan. Edukasi ini menyasar berbagai kelompok, termasuk siswa sekolah, tokoh masyarakat, hingga komunitas lokal. Program ini meliputi simulasi evakuasi, pengenalan zona aman, dan penggunaan alat peringatan dini.

“Edukasi sejak dini membuat masyarakat tahu apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah bencana. Ini menyelamatkan nyawa,” tambah Asep.

Jenis bencana yang paling sering menghantam Cianjur mencakup banjir, tanah longsor, pergerakan tanah, hingga gempa bumi. Untuk memperkuat tanggap darurat, BPBD juga menjalin koordinasi intensif dengan TNI, Polri, relawan, dan instansi lainnya.

Asep menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan ketahanan bencana. “Masyarakat jangan hanya jadi korban, tapi harus jadi garda depan. Ikuti informasi resmi dari BPBD, terutama saat cuaca ekstrem,” ujarnya.

Dengan pendekatan komprehensif dan kolaboratif, BPBD berharap Cianjur bisa lebih siap menghadapi ancaman bencana di masa depan. 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment