- Disdukcapil Cianjur Percepat Layanan Digital, Warga Kini Bisa Urus Administrasi dari Rumah
- Kepemimpinan Humanis Bupati Cianjur Raih Apresiasi, DPMPTSP Sambut dengan Bangga
- DPUTR Cianjur Raih Peringkat 1 Penghargaan ASN Inspiratif, Inovatif, dan DMS
- DPUTR Cianjur Raih Peringkat 1 Penghargaan ASN Inspiratif, Inovatif, dan DMS
- BAZNAS Cianjur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Dukungan untuk Pendidikan Diniyah
- Hadi Sutrisno: Calendar of Event Kepariwisataan Kenalkan Cianjur Kota Santri
- Dari Sampah Menjadi Peluang: DPMPTSP Cianjur Dorong Ekonomi Sirkular
- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
Kadis Dinkes Cianjur: Awal Agustus 2024 Penyebaran Nyamuk Deman Berdarah Turun Drastis

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr Yusman Faisal. (Foto Istimewa).
Pinusnews.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadis Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan, hingga awal Agustus 2024 kasus penyebaran nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami penurunan secara drastis.
Yusman mengatakan, sebelumnya angka kematian dari kasus DBD hingga bulan Juli 2024 ada 6 orang yang meninggal dan semuanya anak-anak.
"Kalau kasus DBD sekarang ini mengalami penurunan drastis, jika dibandingkan tahun sebelumnya," kata Yusman, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telpon, Selasa 6 Agustus 2024.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Zona Integritas Dioptimalkan Beri Efek terhadap Kesejahteraan Masyarakat
- Waspada! BMKG: Hujan Es Berpotensi Guyur Jawa Barat 2-3 Hari
- Inovasi RSUD Sayang Cianjur Pelayanan Home Visite
- Polres Cianjur Amankan 47 Orang Terduga Pemakai dan Pengedar Berbagai Jenis Narkoba
- Pemdaprov Jabar Tak Kutip Imbalan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Dikatakan Yusman, beberapa hari sebelumnya Cianjur sempat diguyur hujan. Namun pihaknya memastikan penyebaran jentik nyamuk DBD tidak begitu berdampak.
"Momen sekarang ini musim kemarau atau panas, sehingga pada saat kemarin ada turun hujan, jadi tidak begitu berdampak karena tidak terlalu banyak genangan air," ujarnya.
Yusman juga mengimbau, masyarakat selalu menjaga lingkungan dengan cara membersihkan tempat-tempat yang memang dapat menimbulkan jentik nyamuk DBD. (dens).











