- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
Gubernur Jabar Akan Undang BGN Bahas Keracunan Makanan Program MBG

Keterangan Gambar : Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Pinusnews.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana mengundang perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membahas kasus keracunan makanan yang terjadi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Jawa Barat. Belum diputuskan apakah program ini akan dihentikan sementara atau tidak, namun evaluasi komprehensif perlu dilakukan untuk mencegah kasus serupa terulang.
"Evaluasi secara menyeluruh perlu dilakukan agar kita bisa memastikan bahwa program MBG ini berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan masalah kesehatan bagi anak-anak," kata Dedi Mulyadi, pada acara di universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa 23 September 2025.
Dedi juga akan meminta pertanggungjawaban dari pihak yang mengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga mendistribusikan makanan tidak layak. "Jika terbukti ada kesalahan, tentu kita akan mengambil langkah-langkah yang tepat," tegasnya.
Baca Lainnya :
- Giat Operasi Yustisi di Kawasan Wisata Cibodas, Cianjur
- Cianjur Tingkatkan Disiplin Prokes
- Giat Natur 2021, Polsek Warungkondang Dirikan Tiga Pos Pengamanan
- Peduli Sosial, Komunikasi di Cianjur Bagikan Masker dan Bersihkan Taman Kota
- Jelang Nataru, Ribuan Miras Bermerek Diamankan, Langsung Dimusnahkan
Kasus keracunan makanan pada program MBG ini terjadi di Kabupaten Garut, di mana ratusan siswa diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Dapur SPPG milik Yayasan Al Bayyinah 2 di Kabupaten Garut telah ditutup sementara setelah insiden ini.
Gubernur Jawa Barat menekankan pentingnya memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak, serta menindaklanjuti kasus-kasus yang terjadi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Dengan evaluasi yang tepat, diharapkan program MBG dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (tim dens).











