- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
- Jejak Sejarah Istana Cipanas: Istura Kembali Mengundang Rakyat
- Program Orang Tua Asuh Kepala Sekolah: Langkah Inspiratif Bupati Cianjur untuk Pendidikan Merata
- KDM Ajak Pihak Terkait Dukung Kemudahan Pembayaran Pajak Kendaraan
- Presiden RI: Rp31,3 Triliun Uang Negara Diselamatkan, Bisa untuk Perbaikan Sekolah dan Rumah Rakyat
- Inovasi TKA Bidang SMP Disdikpora Cianjur dalam Mengukur dan Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa
- BAZNAS Cianjur: Sinergi Zakat untuk Rutilahu, Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di Cianjur
- KDM Tandatangani Kesepakatan Bersama tentang Penanganan Sampah Menjadi Energi Listrik
- Zmart BAZNAS Cianjur: Mengukir Kemandirian Ekonomi Mustahik Melalui Warung Shara Yuliana
- Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama
Camat Mande Hadiri Worksop Evaluasi Kelola Keuangan dan Pembangunan Desa 2025 di Jabar

Keterangan Gambar : Tampak Camat Mande, Cianjur, Epi Rusmana, saat menghadiri acara Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2025 di Soreang, Jawa Barat, Senin 4 Agustus 2025.
Pinusnews.id - Camat Mande di Kabupaten Cianjur, Epi Rusmana bersama Kepala Desa Kademangan menghadiri kegiatan Kolaborasi Pengawasan Workshop Regional Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Provinsi Jawa Barat (Jabar) Tahun 2025, Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel Dalam Rangka Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan, bertempat di Hotel Padjadjaran Convention Center Soreang, Bandung, Senin 4 Agustus 2025.
Kehadiran Camat Mande, Epi Rusmana dalam acara tersebut, karena Desa Kademangan yang berada di wilayah Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, menerima Penghargaan Penerapan Siskeudes Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2024.
Disebutkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar acara Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2025, yang dihadiri Anggota Komisi IV DPDbRI Jihan Fahira, Gubernur Jawa Barat diwakili InspekturAtiHerawati, Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, Adin Gemawan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat Fatma Sari Fahma, Panit 2 Unit IV Subdit 3 Tipdikor Ditreskrimsus Polda Jabar Caswadi, Kepala Bidang Pengembangan potensi Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Bayu Rakhmana.
Baca Lainnya :
- BNN RI Intip Program Desa Bersih Narkoba di Cianjur
- LPM Sindangraja Pertanyakan SK Ada Dua, Ini Penjelasan Pemdes
- PLN ULP Tanggeung: Hindari Cuaca Ekstrem dan Jauhi Jaringan Listrik
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
Dalam sambutannya, Adi Gemawan, Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, menyampaikan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. “Saya berharap dengan adanya workshop ini akan menambah kecakapan para pengelola pemerintahan desa untuk meningkatkan desa dan warganya, pengelolaan keuangan yang tepat sasaran adalah fondasi utama bagi kemajuan dan kemakmuran desa,” ucapnya.
Selain pengelolaan yang akuntabel, transparan, dan tepat sasaran, kita juga perlu memastikan sumber daya manusianya dalam membangun komitmen menciptakan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya
Sementara itu, Camat Mande, Epi Rusmana, menyampaikan rasa terima kasih kepada warga masyarakat dan jajaran maupun pihak terkait lainnya, mengapresiasi kerja keras pihak Desa Kademangan, yang telah memperoleh penghargaan Pwnerapan Siskeudes terbaik se Jawa Barat.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang turut menyukseskan kinerja di wilayah Kecamatan Mande, hingga memperoleh kesuksesan mendapat penghargaan Siskeudes. Ini betul-betul kinerja yang luar biasa," ujar Camat Mande, Epi Rusmana, saat dihubungi di Mande, Selasa 5 Agustus 2025.
Selain itu juga Epi Rusmana menambahkan, penting artinya menangani secara serius pengelolaan desa. Tentunya partisipasi yang aktif dari pihak terkait baik di kecamatan maupun di desa menyerap ilmu pengetahuan dalam pengelolaan keuangan di lapangan, serta langkah nyata harus dilaksanakan dengan rasa tanggung penuh. (dens).











