- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Bupati Cianjur Bahas Kondisi Darurat TPA Pasir Sembung

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman beserta jajaran membahas keadaan darurat sampah di wilayah Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Dalam setiap harinya bergulir 350 ton sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Cianjur. Atas kondisi ini masyarakat Cianjur harus terlibat semuanya dalam penanganan sampah ini, karena ini sudah darurat.
Demikian yang dikemukakan Bupati Cianjur Herman Suherman saat mengumpulkan jajarannya mulai dari Para Asisten Daerah Setda, Para Kepala SKPD, Para Camat, Kades dan Kelurahan di Ruang Garuda Pendopo Cianjur, guna membicarakan solusi kondisi daruratnya TPA Pasir Sembung, Senin (15/01/2024).
Lanjutnya Bupati menyampaikan bahwa dengan keadaan itu harus dibagi peran untuk memulai langkah penanganan sampah tersebut.
Baca Lainnya :
- Jawa Barat dan BRAC International Jajaki Kerja Sama Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem
- Kemenkes dan Viva Anak Kanker Indonesia Sepakat Perkuat Kerja Sama
- Presiden Jokowi Sapa Warga Saat Malam Mingguan di Brunei
- Pembangunan Tania Parfume Muwardi Tak Ada Izin, Bupati Cianjur: Harus Diperiksa Dinas Perkim dan Sat
- Bey Machmudin Apresiasi Komitmen Bank BJB Dukung Sektor UMKM
"Siapa yang paling harus terlibat dalam penanganan sampah, dan segera bentuk tim darurat sampah ini," tegas Bupati Herman Suherman.
Lebih jauh Bupati Cianjur pun menekankan dalam penanganan sampah itu harus melibatkan semua perangkat daerah termasuk masyarakat dan pasar. Para Camat diminta untuk menyampaikan kepada para Kepala Desa untuk mengimpentarisasikan permasalahannya di zona masing-masing, bahkan anggaran DD dan ADD bisa diarahkan pada yang sifatnya darurat itu boleh.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan lakukan sosialisasi yang masif di semua wilayah tanggal 16 Januari 2024 masih harus tetap dilaksanakan dan jangan hanya oleh Dinas Lingkungan Hidup ,tapi oleh semua pihak.
"Bentuk kader-kader pengolahan sampah di masjid- masjid, RW, agar dapat dipilah sampah-sampahnya. Bisa diberi reward bagi RT yang berinovasi mengolah sampahnya, dan bisa mendapat punishment bagi RT yang tidak mau menangani sampah," ungkap Bupati Cianjur. (dens)











