- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
- Wagub Erwan Lantik Anggota BPSK Jabar 2026-2031
- Respons Kilat Camat Mande Selamatkan Pengguna Jalan dari Bahaya Tanah Licin di Bobojong
- Menembus Paradox Eksistensial: Dari Agrabinta ke Takokak
- Ironi Pendidikan Cianjur: Sekolah Retak dan Tanpa Toilet
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Khusus SLB Bina Asih Cianjur Resmi Dimulai
Ardi Herdiansyah dari Sindangbarang Bantu Petani Pasarkan Hasil Bumi ke Kota Besar

Keterangan Gambar : Ardi Herdiansyah yang telah membantu meningkatkan pendapatan petani dari hasil bumi dengan menjualnya ke berbagai kota besar.
Pinusnews.id - Di tengah sulitnya petani menjual hasil panen dengan harga layak, seorang pria asal Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, hadir membawa angin segar.
Ardi Herdiansyah (28) memberdayakan petani dengan cara sederhana namun berdampak besar: membeli langsung hasil bumi mereka, lalu memasarkan ke luar daerah hingga menjangkau kota-kota besar di Jawa Barat dan luar provinsi.
Sejak awal 2024, Ardi mendirikan usaha bernama PD. Anugrah Tani Mandiri Sindangbarang. Dari gudang kecil di Kampung Cipayung, Desa Sirnagalih, ia menampung jagung, kacang tanah, padi, dan komoditas lokal lainnya. Sistem kemitraan yang ia bangun membuat petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada tengkulak.
Baca Lainnya :
- Awas Copet di Angkot Cianjur Makin Menggila
- Giat Operasi Yustisi di Kawasan Wisata Cibodas, Cianjur
- Cianjur Tingkatkan Disiplin Prokes
- Giat Natur 2021, Polsek Warungkondang Dirikan Tiga Pos Pengamanan
- Peduli Sosial, Komunikasi di Cianjur Bagikan Masker dan Bersihkan Taman Kota
“Awalnya saya hanya bantu kirim ke saudara di Bandung dan Cianjur. Ternyata banyak yang cari produk segar dari kampung. Dari situ saya berpikir, kenapa tidak dikembangkan,” ujar Ardi di Sindangbarang, Kamis (25/9/2025).
Ardi menegaskan, usahanya bukan sekadar mencari keuntungan. Ia ingin petani di kampungnya di Sindangbarang khususnya merasakan harga yang lebih adil dan stabil kemudian menikmati hasil jerih payahnya.
“Saya beli dengan harga sedikit lebih tinggi, tapi saya jaga kualitas. Jadi sama-sama untung: petani senang, saya pun bisa menjual dengan margin wajar,” katanya.
Kini, setiap hari Ardi mengirimkan hasil tani ke berbagai kota. Lebih jauh, ia juga menjalin kerjasama dengan pelaku UMKM di Sindangbarang untuk mengangkat produk asli desa dan memangkas rantai distribusi yang kerap merugikan petani.
Langkah kecil Ardi menjadi bukti bahwa semangat wirausaha bisa menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi desa. (tim dens).











