- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Usai Kunjungan di Filipina, Presiden Jokowi Lanjutkan Kunjungan ke Vietnam

Keterangan Gambar : Presiden Joko Widodo bersama delegasi terbatas bertolak menuju Vietnam, pada Kamis, 11 Januari 2024, sekitar pukul 13.00 waktu setempat, melalui Colonel Jesus Villamor Air Base, Manila, Filipina. Foto: BPMI Setpres/Rusman.
Pinusnews.id - Presiden Joko Widodo bersama delegasi terbatas bertolak menuju Vietnam, pada Kamis, 11 Januari 2024, sekitar pukul 13.00 waktu setempat, melalui Colonel Jesus Villamor Air Base, Manila, Filipina. Tampak melepas keberangkatan Presiden adalah Menteri Sekretaris Kabinet Filipina Carlito Galvez, Wali Kota Pasay City Imelda Calixto-Rubiano, Duta Besar Filipina untuk Indonesia Gina Jamoralin, Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina Agus Widjojo dan istri, serta Atase Pertahanan KBRI Manila Kol. Bambang Wijonarko dan istri.
Selama di Filipina, Presiden Jokowi menghadiri sejumlah acara. Salah satunya adalah acara kenegaraan bersama Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. yang digelar di Malacanang Palace pada Rabu (10/1/2024).
“Alhamdulillah, rangkaian kunjungan bilateral yang dilakukan atas undangan Presiden Filipina, Presiden Marcos Jr telah selesai. Dan kemarin acara kenegaraan bersama Yang Mulia Presiden Marcos Jr juga berjalan dengan lancar,” ujar Presiden dalam keterangannya di Hotel Peninsula, Manila, Filipina.
Baca Lainnya :
- Petani Cianjur Bicara Hak Atas Tanah Lokasi Prioritas Reforma Agraria Cipanas dan Kadupandak
- Selama 2018-2023, Realisasi Investasi Jabar Capai Rp 838,81 Triliun Serap 856,3 Ribu Tenaga Kerja
- Presiden Jokowi Mulai Rangkaian Kunjungan ke Tiga Negara ASEAN
- TPA Pasir Sembung Ditutup, Cianjur Kesulitan Membuang Ratusan Ton Sampah Setiap Hari
- Tahun 2024, Pemdaprov Jabar Mulai Bangun 144 Sekolah Baru
Pada hari ini, Presiden Jokowi menerima dua kunjungan kehormatan, yaitu Menteri Transportasi Filipina Jaime Bautista dan Menteri Pertahanan Filipina Gilberto Eduardo Gerardo C. Teodoro Jr. Dalam pertemuan dengan Menteri Transportasi Filipina, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan Departemen Transportasi Filipina terhadap BUMN Indonesia.
“Kita patut bersyukur karena BUMN kita, yaitu PT PP dan PT Adhi Karya berhasil mendapatkan dua kontrak kerja sama melalui lelang senilai Rp 8,5 triliun,” ucap Presiden.
Sedangkan dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Filipina, Presiden Jokowi menyebut bahwa Filipina mengapresiasi dan merasa puas dengan produk industri pertahanan Indonesia. Presiden pun berharap kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan di negara lain.
“Saya yakin BUMN – BUMN Indonesia, baik di sektor karya-karya maupun pertahanan jika dikelola dengan baik, jika dikelola dengan manajemen transparan akan mampu bersaing di kancah internasional, di kancah global. Dan saya harap ini dapat terus dikembangkan dan kita harapkan tidak hanya di Filipina tapi juga di negara-negara yang lain,” tutur Presiden.
Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Vietnam adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Gandi Sulistiyanto, Dirjen Protokol dan Konsuler, Kementerian Luar Negeri/Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Achiruddin. (Dens-Tim).











