- Ramaikan Hari Anak Nasional, Dinas Pangan Cianjur Hadirkan Pangan Murah untuk Warga
- Kasus Pencemaran Nama Baik PWI Cianjur Terus Bergulir, Perkuat Dugaan Pihak Terlapor
- Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jadikan Keluarga Sekolah Utama pada Peringatan HAN ke-42
- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
Presiden Jokowi Mulai Rangkaian Kunjungan ke Tiga Negara ASEAN

Keterangan Gambar : Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangannya sebelum keberangkatannya untuk melakukan kunjungan ke tiga negara ASEAN di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa, 9 Januari 2023. Foto: BPMI Setpres/Vico.
Pinusnews.id - Presiden Joko Widodo bersama delegasi terbatas pada Selasa, 9 Januari 2024, memulai rangkaian kunjungan ke tiga negara di Asia Tenggara (ASEAN), yaitu Filipina, Vietnam, dan Brunei Darussalam. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah kunjungan terakhir lima tahun yang lalu.
“Kunjungan terakhir saya ke tiga negara ini sudah lebih dari 5 tahun yang lalu dan sudah dikunjungi oleh beliau-beliau ke Indonesia mungkin tidak sekali, dua kali, tiga kali bahkan ada yang 5 kali baik perdana menteri maupun presidennya,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya sebelum keberangkatan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta.
Presiden menjelaskan bahwa Filipina merupakan negara pertama yang menjadi tujuan kunjungan kali ini. Hal tersebut dikarenakan Indonesia dan Filipina merayakan 75 tahun hubungan diplomatik.
Baca Lainnya :
- TPA Pasir Sembung Ditutup, Cianjur Kesulitan Membuang Ratusan Ton Sampah Setiap Hari
- Tahun 2024, Pemdaprov Jabar Mulai Bangun 144 Sekolah Baru
- Seleksi PPIH Arab Saudi tingkat Pusat Dibuka 11 Januari 2024
- Kemensos Bantu Pengungsi Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
- Presiden Jokowi Instruksikan Jajaran Waspadai Dinamika Geopolitik
“Filipina merupakan mitra penting Indonesia, juga produk alutsista Indonesia banyak yang dibeli Filipina, serta investasi di Indonesia di Filipina juga cukup signifikan,” ungkap Presiden.
Setelah dari Filipina, Presiden Jokowi bersama delegasi akan melanjutkan kunjungan ke Vietnam. Presiden Jokowi menilai Vietnam sebagai salah satu mitra strategis perdagangan Indonesia yang pencapaian target perdagangannya makin baik.
“Kita ingin membicarakan target pencapaian untuk perdagangan yang lebih baik lagi,” ucap Presiden.
Usai dari Vietnam, Presiden Jokowi diagendakan berkunjung ke Brunei Darussalam. Di sana, Presiden akan memenuhi undangan pernikahan putra Sultan Hassanal Bolkiah yaitu Pangeran Mateen.
“Selain juga ada pertemuan dengan pengusaha-pengusaha Brunei agar investasi di Indonesia,” tutur Presiden.
Usai kunjungan ketiga negara tersebut, Presiden Jokowi dan delegasi direncanakan tiba kembali di Tanah Air pada 14 Januari 2024 mendatang.
Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Filipina adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Gandi Sulistiyanto, Dirjen Protokol dan Konsuler, Kementerian Luar Negeri/Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Achiruddin.
Tampak melepas keberangkatan Presiden di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. (Dens-Tim).











