- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
UNPI Soroti Berbagai Masalah Pendidikan di Kabupaten Cianjur

Keterangan Gambar : UNPI Cianjur berembuk membahas berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Tingkat pendidikan sebagian masyarakat Kabupaten Cianjur rata-rata sampai jenjang SMP. Angka tersebut notabene relatif masih cukup rendah.
Kondisi itu jadi salah satu bahasan pada kegiatan Rembuk Pendidikan yang digelar Universitas Putra Indonesia (UNPI) Cianjur, Rabu, 8 Agustus 2024. Rektor UNPI Cianjur Astri Dwi Andriani mengatakan, perlu upaya meningkatkan angka rata lama sekolah di Kabupaten Cianjur.
“Rata-rata lama sekolah di Kabupaten Cianjur itu ada pada poin 7. Ini artinya masyarakat Cianjur rata-rata bersekolah sampai kelas 1 SMP,” kata Astri, Kamis, 8 Agustus 2024.
Baca Lainnya :
- Pemdaprov Jabar Bersama 27 Kabupaten dan Kota Upayakan Stabilitas Harga Jelang Nataru
- Keterbatasan SDM, Tenaga dokter dari RSUD Pagelaran Diperbantukan ke RSUD Sindangbarang
- Asep Kusmana: Bantuan Pencairan Gempa Tahap 4 Sebanyak 1000 Kepala Keluarga Per Hari
- Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Berpartisipasi dalam Penanaman Tanaman Hidroponik di Desa Mayak untuk P
- Kolaborasi Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary dengan UMKM Dendeng Belut Desa Mayak : Upaya Peningkatan Kes
Karena itu, kata Astri, Rembuk Pendidikan merupakan salah satu upaya yang dilakukan civitas akademika UNPI Cianjur membahas berbagai permasalahan pendidikan. Sekaligus mencari solusi dengan melakukan berbagai program.
“Dengan kegiatan ini kita ingin mendongkrak tingkat pendidikan masyarakat Cianjur. Makanya, rata lama sekolah ini linear dengan harapan lama sekolah. Kita ingin harapan lama sekolah masyarakat Cianjur sampai ke jenjang perguruan tinggi,” ucapnya.
Astri berharap dengan deklarasi pada Rembuk Pendidikan maka bisa berkontribusi terhadap sektor pendidikan. Sehingga ke depan bisa juga ikut mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Mudah-mudahan bisa terwujud. Nanti kita bisa buat program sampai hal itu terwujud,” tegasnya.
Deklarasi Rembuk Pendidikan bertujuan mengembalikan Kabupaten Cianjur sebagai pusat pendidikan seperti zaman dulu. Semangat ini sesuai dengan cita-cita pendiri Unpi.
“Cianjur dulu terkenal sebagai kota Tatar Santri. Banyak dari luar daerah datang ke Cianjur untuk belajar di pondok pesantren.
Cita-cita dari pendiri UNPI ingin mengembalikan Cianjur menjadi kota tujuan pendidikan,” pungkasnya. (tim-dens).











