- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
- Syukuran dan Komitmen Disbudpar Cianjur Menumbuhkan Kampung Budaya Padi Pandanwangi
- SIROJA, Ikhtiar Camat Mande Memperkuat Ketakwaan dan Kebersamaan
- DLH Cianjur Ajak Warga Bersihkan Sampah untuk Lingkungan yang Nyaman dan Sehat
- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
PT KAI Dukung Rencana Gubenur Dedi Mulyadi Reaktivasi Jalur Kereta Senilai 20 Triliun

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengapresiasi rencana Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang akan kembali reaktivasi jalur-jalur kereta api yang telah lama tidak beroperasi.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, sebagai operator pihaknya menyambut positif rencana dari Pemprov Jabar tersebut.
“Kalau KAI sebagai operator pada prinsipnya support terhadap rencana Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan mereaktivasi jelar kereta api yang tidak beroperasi,” ucap Kuswardojo, di Bandung.
Baca Lainnya :
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
- Peringati Hari Aids Sedunia, Puskesmas Sukaluyu Gelar pemeriksaan Triple E untuk Ibu Hamil
Kuswardojo berharap, dengan reaktivasi bisa memudahkan mobilitas masyarakat di lokasi di mana reaktivasi dilaksanakan dan sekaligus mengurangi kemacetan di jalan raya.
“Selain memudahkan mobilitas, tentunya reaktivasi juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Kuswardojo.
‘Daerah yang akan di reaktivasi kita tahu merupakan daerah yang memiliki pemandangan alam yang indah sehingga bisa di jadikan sebagai salah satu destinasi wisata kedepannya,” imbuhnya..
Sebelumnya Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akan memanfaatkan kereta api untuk memaksimalkan potensi pariwisata Jawa Barat.
“Kereta api bisa mendukung pariwisata karena sifatnya yang massal dan antimacet. "(Kereta Api) Ini pengangkutannya massal, karena pengangkutannya massal mudah memobilisasi orangnya," kata Dedi Mulyadi.
Menurut Dedi, Jabar juga akan mereaktivasi jalur kereta api Bandung – Pangandaran, jalur KA di Garut, jalur KA dari Bogor-Sukabumi-Cianjur hingga Padalarang, kemudian juga jalur KA Bandung - Ciwidey untuk mengantisipasi kemacetan pada musim liburan.
Reaktivasi ini merupakan bagian dari visi besar Gubernur Dedi Mulyadi dalam membangun kembali konektivitas Jawa Barat secara modern, namun tetap berpijak pada kearifan lokal. Gubernur mencangkan Reaktivasi 11 Jalur KA dengan anggaran mencapai Rp 20 Triliun. (tim-dens).











