Dinas Pangan Cianjur Salurkan 24,7 Ton Beras CPPD, Perkuat Ketahanan Pangan di 10 Desa Rawan

05 Agu 2026, 11:26:24 WIB PERISTIWA
Dinas Pangan Cianjur Salurkan 24,7 Ton Beras CPPD, Perkuat Ketahanan Pangan di 10 Desa Rawan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pangan Kabupaten Cianjur, Firman Edi (tengah) sekaligus menandatangani operasional penyaluran beras cadangan untuk warga yang sangat membutuhkan tersebut.


Pinusnews.id - Dinas Pangan Kabupaten Cianjur menunjukkan kerja nyata dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat dengan menyalurkan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak 24.670 kg. 

Kegiatan yang berlangsung di Gudang Bulog Mande ini dilakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat serta dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Kepala Dinas Pangan Cianjur, Firman Edi, dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, H. RK. Dadan Surya Negara.

Penyaluran itu menyasar 2.467 Kepala Keluarga di 10 desa prioritas yang masuk kategori rawan pangan, langkah yang langsung menyentuh warga yang membutuhkan.

Baca Lainnya :

Langkah cepat dan terkoordinasi dari Dinas Pangan Cianjur menjadi sorotan karena skala dan sasaran penyaluran yang jelas. "Selain itu, masing-masing Keluarga Penerima Manfaat menerima 10 kg beras sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat," jelas Firman Edi usai kegiatan.

Ungkapan Kepala Dinas Pangan Cianjur ini menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi memastikan setiap keluarga menerima dukungan yang terasa manfaatnya secara langsung.

Tidak sekadar distribusi, kegiatan ini juga melibatkan pengecekan kualitas beras CPPD, menunjukkan bahwa Dinas Pangan Cianjur menempatkan standar mutu sebagai prioritas. Kolaborasi dengan instansi provinsi dan aparat desa mempercepat proses pendataan dan penyaluran sehingga bantuan sampai kepada keluarga yang paling rentan.

Sikap proaktif Dinas Pangan Cianjur seperti ini penting untuk merespons dinamika pangan lokal dan mencegah krisis yang lebih besar di masa mendatang.

Dengan program seperti ini, Dinas Pangan Cianjur memperlihatkan peran strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan. 

"Melalui kegiatan ini diharapkan setiap keluarga dapat merasakan manfaat nyata dan semakin kuat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan," tambah Firman Edi, menutup kegiatan dengan harapan agar intervensi berlanjut dan dampaknya berkelanjutan.

Bila keberlanjutan dan pemantauan dilanjutkan, langkah Dinas Pangan Cianjur ini bisa menjadi model penanganan daerah rawan pangan di kabupaten lain. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment