- Dinas Pangan Cianjur Salurkan 24,7 Ton Beras CPPD, Perkuat Ketahanan Pangan di 10 Desa Rawan
- Kembali dari Rantau yang Gagal: BAZNAS Cianjur Pulihkan Nasib Dua Warga Sukajadi
- Cianjur Kirim 337 Pekerja Migran ke Jepang dan Taiwan, Dorong Penempatan ke Sektor Formal
- LKBH Abdullah Bin Nuh Resmi Berdiri, IAI Al-Azhary Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat
- Isfhan Taufik Munggaran Tunjukkan Soal Meningkatkan Akses Layanan Hukum Bagi Masyarakat
- Diskominfo Cianjur Tegaskan Pakta Integritas Dorong Pelayanan Publik Bebas Korupsi
- DPRD Cianjur Percepat Proses APBD 2027 lewat Rapat Paripurna dan Penandatanganan KUA-PPAS
- TMMD Ke-129 Pacu Pembangunan Rutilahu dan MCK di Mekarmukti
- BAZNAS Cianjur Dukung Penuh Kafilah Pagelaran Raih Juara Umum MTQH XLVIII
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Patroli Malam, Sinergi dengan Polsek, Desa, dan Damkar Cegah Karhutla
Dinas Pangan Cianjur Salurkan 24,7 Ton Beras CPPD, Perkuat Ketahanan Pangan di 10 Desa Rawan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pangan Kabupaten Cianjur, Firman Edi (tengah) sekaligus menandatangani operasional penyaluran beras cadangan untuk warga yang sangat membutuhkan tersebut.
Pinusnews.id - Dinas Pangan Kabupaten Cianjur menunjukkan kerja nyata dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat dengan menyalurkan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak 24.670 kg.
Kegiatan yang berlangsung di Gudang Bulog Mande ini dilakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat serta dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Kepala Dinas Pangan Cianjur, Firman Edi, dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, H. RK. Dadan Surya Negara.
Penyaluran itu menyasar 2.467 Kepala Keluarga di 10 desa prioritas yang masuk kategori rawan pangan, langkah yang langsung menyentuh warga yang membutuhkan.
Baca Lainnya :
- Polisi Ringkus Dua Pelaku Pembacokan Warga di Warungkondang
- Indahnya Berbagi Rezeki Bagi Keluarga H. Iva Vaiz
- Sosialisasi 4 Pilar Bersama Kapolres Cianjur
- Cianjur Kini Ada Aplikasi Layanan Pelanggan New PLN Mobile
- KPU Tetapkan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Cianjur
Langkah cepat dan terkoordinasi dari Dinas Pangan Cianjur menjadi sorotan karena skala dan sasaran penyaluran yang jelas. "Selain itu, masing-masing Keluarga Penerima Manfaat menerima 10 kg beras sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat," jelas Firman Edi usai kegiatan.
Ungkapan Kepala Dinas Pangan Cianjur ini menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi memastikan setiap keluarga menerima dukungan yang terasa manfaatnya secara langsung.
Tidak sekadar distribusi, kegiatan ini juga melibatkan pengecekan kualitas beras CPPD, menunjukkan bahwa Dinas Pangan Cianjur menempatkan standar mutu sebagai prioritas. Kolaborasi dengan instansi provinsi dan aparat desa mempercepat proses pendataan dan penyaluran sehingga bantuan sampai kepada keluarga yang paling rentan.
Sikap proaktif Dinas Pangan Cianjur seperti ini penting untuk merespons dinamika pangan lokal dan mencegah krisis yang lebih besar di masa mendatang.
Dengan program seperti ini, Dinas Pangan Cianjur memperlihatkan peran strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan.
"Melalui kegiatan ini diharapkan setiap keluarga dapat merasakan manfaat nyata dan semakin kuat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan," tambah Firman Edi, menutup kegiatan dengan harapan agar intervensi berlanjut dan dampaknya berkelanjutan.
Bila keberlanjutan dan pemantauan dilanjutkan, langkah Dinas Pangan Cianjur ini bisa menjadi model penanganan daerah rawan pangan di kabupaten lain. (dens).










