- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Polisi Tangkap Satu Orang Pengoplos Gas Subsidi di Cianjur

Keterangan Gambar : Polres Cianjur tangkap pelaku pengoplos gas subsidi.
Pinusnews.id - Satreskrim Polres Cianjur, berhasil membekuk dua pelaku pengoplos gas subsidi. Mereka dibekuk karena memindahkan atau menyuntik isi tabung gas melon 3 kg ke tabung gas 12 kg nonsubsidi.
Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan, mengatakan kasus ini terungkap setelah adanya informasi dari masyarakat. Laporan yang masuk menyebut, adanya dugaan pengoplosan gas 3 kg ke tabung gas 12 kg.
Dari laporan itu, polisi langsung bergerak melakukan penggerebegan di sebuah rumah di Kampung Cipadang, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Jum'at (27/3/2023) sekitar pukul 16.00 Wib.
Baca Lainnya :
- Harga Makanan Andil Terbesar Pendorong Inflasi di Jabar
- Jalin silaturahmi Makin Erat, Grup Sehati Sejati Cianjur Adakan Bukber
- Hati-Hati di Cianjur, Warga Buang Sampah Sembarangan Akan Diberikan Sanksi
- Polisi Buru Enam Orang Tahanan yang Kabur dari PN Cianjur
- Rakor Inflasi dan Pelaksanaan Apel Siaga HBKN Jelang Idul Fitri 2024 Melalui Gerakan Pangan Murah Se
"Kami berhasil mengamankan dua pelaku yang sedang melakukan kegiatan pengoplosan di Kampung Cipadang, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber," ujar Aszhari usai menggelar jumpa press di Mapolres Cianjur, Selasa (2/4/2024).
Dari hasil penggerebegan tersebut polisi mengamankan dua orang tersangka berinisial DM (26) dan RS (27) warga kampung Cipadang, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Cianjur.
Selain mengamankan kedua pelaku, pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya yaitu 55 tabung tabung 3kg yang masih berisi dan 15 tabung 3kg kosong. Serta 20 tabung warna pink 12kg kosong. Kemudian satu alat untuk memindahkan isi tabung dan sejumlah barang bukti lainnya termasuk satu unit mobil pick up pembawa tabung gas 12 kg hasil oplosan yang akan dijual ke warung-warung, alat untuk memindahkan gas dan barang bukti lainnya.
Aszhari mengatakan menurut pengakuan ke dua pelaku, untuk mengisi satu tabung 12 kg, mereka memindahkan gas subsidi 3 kg sebanyak 3 tabung. Kemudian mereka jual kepada warung sesuai dengan harga HET gas 12kg. Dari setiap penjualan satu tabung 12kg mereka mendapat untu Rp50rb," ungkap Aszhari.
Kegiatan pemindahan gas 3kg subsudi dengan gas 12kg non subsidi sudah mereka lakukan dalam sebulan terakhir dengan membeli gas subsidi ke agen.
"Perbuatan para pelaku ini sangat merugikan masyarakat. Karena gas subsidi atau ukuran 3 kg ini diperuntukkan bagi UMKM dan keluarga menengah ke bawah," pungkas Aszhari.
Sedangkan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua tersangka dikenakan UU RI No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dengan pasal 55 dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara kurungan dan denda sebesar 6 milyar rupiah. (tim).











