- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Mutawali: Aksi Penurunan Stanting Bukan Hanya Intervensi Sensitif, Tapi Juga Intervensi Spesifik

Keterangan Gambar : Kegiatan Harganas ke 31 Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Cianjur di Parakantugu, Cijati.
Pinusnews.id - Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Cianjur, digelar di Lapang Parakantugu, Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati, Kamis 8 Agustus 2024.
Kegiatan ini digabung dengan Hari Anak Nasional dan Pekan Anak Daerah dalam rangka Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-347.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur, Amad Mutawali, menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut digelar di dua kecamatan, yakni Cijati dan Kadupandak.
Baca Lainnya :
- BKAD Cianjur Gelar Penguatan Perencanaan dan Penatausahaan Barang Milik Daerah Tahun 2024
- Bakal Calon Bupati Cianjur Herman-Ibang Dapat Rekomendasi dari Ketua Umum Partai Demokrat
- Jaga sinergitas TNI-Polri, Kodim 0608 Cianjur gelar senam bersama
- UNPI Soroti Berbagai Masalah Pendidikan di Kabupaten Cianjur
- Pemdaprov Jabar Bersama 27 Kabupaten dan Kota Upayakan Stabilitas Harga Jelang Nataru
Terdapat sejumlah pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut yang intinya fokus dalam penanganan stunting di Kabupaten Cianjur.
"Kita harapkan peran keluarga harus bersama-sama dioptimalkan dalam rangka pencegahan, jangan sampai terjadi lagi stunting-stunting baru," katanya.
Dirinya berharap keterlibatan, partisipasi maupun kolaborasi masyarakat, swasta dan pemerintah untuk bersama-sama melakukan berbagai upaya dalam percepatan penurunan stunting yang lebih hebat lagi.
"Kita mencegah jangan sampai terjadi stunting-stunting baru," ungkap Mutawali.
Mutawali menilai perlunya program aksi dalam percepatan penurunan stunting yang bukan hanya sekedar intervensi sensitif, tapi harus intervensi spesifik. "Ada dua intervensi yang harus kita aksikan," pungkas Mutawali. (dens)











