- Disdukcapil Cianjur Percepat Layanan Digital, Warga Kini Bisa Urus Administrasi dari Rumah
- Kepemimpinan Humanis Bupati Cianjur Raih Apresiasi, DPMPTSP Sambut dengan Bangga
- DPUTR Cianjur Raih Peringkat 1 Penghargaan ASN Inspiratif, Inovatif, dan DMS
- DPUTR Cianjur Raih Peringkat 1 Penghargaan ASN Inspiratif, Inovatif, dan DMS
- BAZNAS Cianjur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Dukungan untuk Pendidikan Diniyah
- Hadi Sutrisno: Calendar of Event Kepariwisataan Kenalkan Cianjur Kota Santri
- Dari Sampah Menjadi Peluang: DPMPTSP Cianjur Dorong Ekonomi Sirkular
- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
Mutawali: Aksi Penurunan Stanting Bukan Hanya Intervensi Sensitif, Tapi Juga Intervensi Spesifik

Keterangan Gambar : Kegiatan Harganas ke 31 Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Cianjur di Parakantugu, Cijati.
Pinusnews.id - Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Cianjur, digelar di Lapang Parakantugu, Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati, Kamis 8 Agustus 2024.
Kegiatan ini digabung dengan Hari Anak Nasional dan Pekan Anak Daerah dalam rangka Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-347.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur, Amad Mutawali, menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut digelar di dua kecamatan, yakni Cijati dan Kadupandak.
Baca Lainnya :
- BKAD Cianjur Gelar Penguatan Perencanaan dan Penatausahaan Barang Milik Daerah Tahun 2024
- Bakal Calon Bupati Cianjur Herman-Ibang Dapat Rekomendasi dari Ketua Umum Partai Demokrat
- Jaga sinergitas TNI-Polri, Kodim 0608 Cianjur gelar senam bersama
- UNPI Soroti Berbagai Masalah Pendidikan di Kabupaten Cianjur
- Pemdaprov Jabar Bersama 27 Kabupaten dan Kota Upayakan Stabilitas Harga Jelang Nataru
Terdapat sejumlah pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut yang intinya fokus dalam penanganan stunting di Kabupaten Cianjur.
"Kita harapkan peran keluarga harus bersama-sama dioptimalkan dalam rangka pencegahan, jangan sampai terjadi lagi stunting-stunting baru," katanya.
Dirinya berharap keterlibatan, partisipasi maupun kolaborasi masyarakat, swasta dan pemerintah untuk bersama-sama melakukan berbagai upaya dalam percepatan penurunan stunting yang lebih hebat lagi.
"Kita mencegah jangan sampai terjadi stunting-stunting baru," ungkap Mutawali.
Mutawali menilai perlunya program aksi dalam percepatan penurunan stunting yang bukan hanya sekedar intervensi sensitif, tapi harus intervensi spesifik. "Ada dua intervensi yang harus kita aksikan," pungkas Mutawali. (dens)











