- Mewakili Bupati Cianjur, Kabag Kesra Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikalongkulon
- Ruhli Solehudin: Senyum Sehat dari Cianjur, 2.000 Pelajar Diajak Sikat Gigi Bersama
- Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD
- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
Mewakili Bupati Cianjur, Kabag Kesra Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikalongkulon

Keterangan Gambar : Mewakili Bupati Cianjur, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Cianjur, Selamet Riyadi, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikalongkulon, Cianjur.
Pinusnews.id - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum spiritual yang menghidupkan kembali cinta umat kepada sosok teladan sepanjang zaman. Di Cianjur, semangat itu terasa nyata ketika Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Cianjur, Selamet Riyadi, mewakili Bupati Cianjur hadir langsung di Masjid Al-Muchtar, Kecamatan Cikalongkulon, untuk ikut merayakan kelahiran Nabi.
Kehadirannya Kabag Kesra Selamet Riyadi bukan hanya seremonial, tetapi menjadi simbol nyata bahwa pemerintah daerah turut menyalakan api kecintaan kepada Rasulullah di tengah masyarakat di Kecamatan Cikalongkulon, Cianjur.
Dalam sambutannya, Selamet Riyadi menyampaikan pesan yang menyentuh hati: “Saya mewakili Bapak Bupati Cianjur menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Muchtar, Cikalongkulon. Semoga acara ini dapat mendorong masyarakat lebih bersemangat dalam memperingati dan mengenang kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, sekaligus meningkatkan kadar keimanan kita masing-masing.”
Baca Lainnya :
- Mantaap, Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN 2021
- Aneh, Soal BPNT Warga Dapat Ayam Hidup Bukan Daging Ayam
- Pekerja Pembangunan Gedung Setda Cianjur Bagai "Superman"
- Cekcok Soal Batas Tanah, Asep Babak-Belur Dihajar TetangganyaÂ
- Odang Rohmat, Pengusaha Gula Semut Naringgul, Rekrut 8 Pekerja Akibat Terdampak Covid-19Â
Apa yang diungkapkan Selamet Riyadi itu bukan sekadar basa-basi protokoler, melainkan refleksi dari komitmen Pemerintah Daerah Cianjur untuk menjadikan agama sebagai landasan pembangunan karakter masyarakat.
Lebih dari itu, Selamet Riyadi menekankan bahwa merayakan Maulid Nabi adalah bentuk kegembiraan dan rasa syukur atas nikmat terbesar yakni kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para nabi.
“Peringatan Maulid Nabi ini juga untuk mengenal kembali sejarah hidup, sirah nabawiyah, perjuangan, serta budi pekerti luhur Rasulullah agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Di sini, ia tidak hanya mengajak umat untuk bersuka cita, tetapi juga untuk belajar mengambil teladan dari setiap langkah hidup Rasulullah yang penuh kasih, sabar, dan keadilan.
Yang menarik, Selamet Riyadi tidak berhenti pada ajakan moral. Ia juga memberikan resep praktis untuk menumbuhkan cinta yang mendalam kepada Nabi.
“Mari kita jadikan momentum peringatan Nabi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak amal saleh. Mempererat Ukhuwah Islamiyah dengan menjalin silaturahmi, kebersamaan, dan persaudaraan antar-sesama umat Islam melalui kegiatan pengajian, ceramah, maupun sedekah bersama.” Pesannya jelas, cinta kepada Nabi harus dibuktikan dengan aksi nyata, bukan hanya kata-kata.
Kehadiran Kabag Kesra Selamet Riyadi di tengah masyarakat Cikalongkulon juga menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya hadir saat ada proyek atau bantuan, tetapi juga saat ada acara keagamaan yang menyentuh hati umat. Ini adalah bentuk kepemimpinan yang rendah hati, yang memahami bahwa kesejahteraan rakyat tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kedamaian spiritual dan kekuatan ukhuwah.
Dalam konteks ini, Selamet Riyadi bukan hanya mewakili bupati, tetapi mewakili nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin—rahmat bagi seluruh alam.
Peringatan Maulid di Masjid Al-Muchtar menjadi bukti bahwa di Cianjur, pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan dalam membangun peradaban yang berakar pada iman. Seperti kata Selamet Riyadi bahwa memperbanyak shalawat dan salam adalah cara paling sederhana namun paling dalam untuk menjaga cinta kepada Nabi tetap menyala.
Dan ketika cinta itu hidup, maka keimanan pun menguat, persaudaraan pun erat, dan Cianjur pun menjadi bumi yang tidak hanya makmur secara materi, tetapi juga kaya secara spiritual. (dens).










