- Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha
- Di Tengah Abu Krakatau, Doa dan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur untuk 5 Pewarta yang Hilang
- Melayani dengan Integritas: PUTR Cianjur Tunjukkan Komitmen Bersih dan Profesional
- Pasar Muka Cianjur Bersiap Naik Kelas, Diskumdagin Dorong Wajah Baru Perdagangan
- Disdikpora Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pererat Ukhuwah Islamiyah
- Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027
- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
- Semangat Sportivitas, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Apresiasi HAORNAS 2026
- Menyambung Harapan: Kinerja Dinas PUTR Cianjur Wujudkan Jalan Padasuka–Cireundeu untuk Masyarakat
- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
Diskumdagin Cianjur Tumbuhkembangkan UMKM lewat Hibah Peralatan Usaha

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Budhi Rahayu Toyib.
Pinusnews.id - Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Cianjur terus mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Melalui Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, sebanyak 400 pelaku UMKM akan menerima bantuan hibah barang untuk menunjang kegiatan usaha mereka. Bantuan tersebut dijadwalkan mulai disalurkan pada September 2026.
Program ini menjadi salah satu langkah nyata Diskumdagin Cianjur dalam mendorong UMKM agar semakin produktif dan mampu menumbuhkembangkan secara mandiri. Bantuan tidak diberikan dalam bentuk yang seragam, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Peralatan yang disiapkan antara lain kompor, alat kukus, mixer, mesin jus, mesin pengolah, serta berbagai perlengkapan produksi lainnya.
Kepala Diskumdagin Kabupaten Cianjur, Budhi Rahayu Toyib, mengatakan, bantuan tersebut berawal dari aspirasi para pelaku UMKM yang mengajukan kebutuhan peralatan kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur. Pemerintah kemudian merespons usulan itu melalui proses pendataan dan pengajuan proposal.
Baca Lainnya :
- Mantaap, Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN 2021
- Aneh, Soal BPNT Warga Dapat Ayam Hidup Bukan Daging Ayam
- Pekerja Pembangunan Gedung Setda Cianjur Bagai "Superman"
- Cekcok Soal Batas Tanah, Asep Babak-Belur Dihajar TetangganyaÂ
- Odang Rohmat, Pengusaha Gula Semut Naringgul, Rekrut 8 Pekerja Akibat Terdampak Covid-19Â
“Para pelaku UMKM meminta bantuan ke Pemerintah Kabupaten Cianjur berupa barang-barang yang dibutuhkan mereka. Kita pun meresponsnya,” ujar Budhi di Cianjur, Jumat 11 September 2026.
Menurut Budhi, seluruh bantuan yang akan disalurkan telah disesuaikan dengan proposal pengajuan masing-masing penerima. Hal ini menunjukkan bahwa Diskumdagin Cianjur berupaya menghadirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran, bukan sekadar memberikan bantuan tanpa melihat kebutuhan di lapangan.
“Barang-barang yang akan segera kami salurkan merupakan kebutuhan sesuai pengajuannya dalam proposal,” jelasnya.
Dukungan tersebut juga memperlihatkan keseriusan Pemkab Cianjur dalam menjadikan UMKM sebagai salah satu program unggulan daerah. Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, semakin banyak masyarakat memilih membangun usaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Karena itu, pemerintah tidak hanya dituntut hadir melalui bantuan, tetapi juga perlu memberikan ruang, perlindungan, dan dorongan agar UMKM mampu bertahan menghadapi persaingan dengan usaha yang lebih besar.
Budhi berharap program hibah barang ini tidak berhenti pada 2026. Menurutnya, bantuan yang berkelanjutan dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki kualitas produk, dan memperkuat daya saing usaha lokal.
“Bantuan hibah barang ini tidak hanya dilakukan tahun 2026 saja. Mudah-mudahan akan terus berkelanjutan demi melancarkan UMKM di Kabupaten Cianjur,” ucapnya.
Langkah Diskumdagin Cianjur tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem UMKM Cianjur yang semakin kuat dan berkembang, sehingga kedepan para pelaku UMKM di Kabupaten Cianjur sejatinya bisa berusaha secara mandiri. (dens).










