- Bapenda Cianjur Tunjukkan Kinerja Berpihak pada Rakyat melalui Santunan Anak Yatim
- Kejari Cianjur Perkuat Sinergi Reforma Agraria demi Kepastian Lahan bagi Warga
- Bukan Sekedar Nyanyi Indonesoa Raya: Disdikpora Cianjur Bangkitkan Semangat Kebangsaan
- KDM : Pilkades Elektronik Digital Lebih Murah, Cepat, dan Meminimalisir Kecurangan
- Menata Bangunan Liar di Cianjur: Antara Pengamanan Aset dan Kehidupan Warga
- Jumat Bersih: Wujud Nyata Kepedulian Sekretariat DPRD Cianjur pada Lingkungan
- Pilkades Digital Cianjur 2026: Langkah Baru Demokrasi Desa
- Cianjur Kirim 462 Kontingen ke PORPROV XV Jawa Barat 2026
- Diskominfo Cianjur Perkuat Budaya Bersih untuk Pembangunan Berkelanjutan
- Jumat Bersih BKPSDM Cianjur: Menjaga Lingkungan, Membangun Budaya Kerja
Efisiensi Anggaran, KDM Berencana Lakukan Penggabungan Sejumlah OPD

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menggabungkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi satu kesatuan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan penggabungan dilakukan sebagai bentuk efesiensi anggaran yang saat ini sedang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Ya efesiensi. Agar strukturnya sedikit tapi fungsinya banyak,” ucap KDM, sapaan Dedi Mulyadi, usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).
Baca Lainnya :
- Pekerja Pembangunan Gedung Setda Cianjur Bagai "Superman"
- Indahnya Berbagi Rezeki Bagi Keluarga H. Iva Vaiz
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
- Dinkes Cianjur Gelar Simulasi Vaksin Covid-19
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
Menurut KDM, penggabungan ini berdampak juga pada biaya rutin pemerintah, seperti kantor, perjalanan dinas maupun Alat Tulis Kantor (ATK).
“Nanti kalau disatukan, maka alokasi-alokasi pembiayaan Provinsi Jawa Barat akan lebih besar untuk kepentingan pembangunan, terutama layanan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” katanya.
KDM memaparkan sejumlah OPD yang kemungkinan disatukan atau ditambahkan, yaitu Bappeda disatukan dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup ditambah unsur Tata Ruang, Dinas Koperasi disatukan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Selain itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) disatukan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dinas Sumber Daya Air bakal digabungkan dengan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang. Sementara itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan digabung dengan Dinas Pemuda dan Olahraga.
“Ya, nanti nantikan berarti berlakunya anggaran tahun depan,” pungkas KDM. (tim dens).


.jpg)
.jpg)
.jpg)






