- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
Kurang Ruang Kelas, Pelajar SD Cikaso di Sukaresmi Cianjur Belajar di Teras

Keterangan Gambar : Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikaso, Cibanteng, Sukaresmi, Cianjur, yang terancam ambruk.
Pinusnews.id - Satu unit ruang kelas baru yang dibangun pada tahun 2020 di komplek SD Cikaso Desa Cibanteng Kecamatan Sukaresmi terancam ambruk.
Terpaksa kelas III dan IV yang menempati ruang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dialihkan di teras luar bangunan kelas V dan VI.
Menurut sejumlah pengajar di sana, KBM di teras luar bersifat sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lantaran sering dihantui getaran terlebih saat tingginya intensitas hujan di wilayah Cikaso.
Baca Lainnya :
- Permata Kamila Turunkan Kasus Stunting di Cianjur
- Indeks Cianjur, H Ibang Dipastikan Berpasangan dengan Herman di Pilkada 2024, Bisa Lawan Kotak Koson
- Derita Pekerja Migran Indonesia di Timteng Disiksa: Tolong Saya Pulangkan ke Cianjur
- Pelantikan PPPK, Bupati: Tingkatkan Kinerja untuk Memajukan Cianjur
- Pesan Wapres Maruf Amin untuk Penanggulangan Bencana pada Rakornas PB 2024
"Disaat hujan turun ketika KBM berlangsung sering terasa getaran, hingga serpihan plafon ruangan banyak yang berjatuhan. Karena itu KBM kelas III dan IV di tempatkan di teras luar. Sudah berlangsung satu semester, pelaksanaannya pun secara bergiliran," ujar Komarudin salah seorang guru SD Cikaso kepada awak media, Kamis (25/4/2024)
Ia menuturkan, lokasi SD Cikaso berada di zona rawan pergerakan tanah, kerap terdampak. Bangunan RKB yang dinilai kokoh, satu dari tiga lokal terancam ke gusur, sehingga dua lokal dikosongkan.
Terpisah, Koordinatorat Wilayah Satuan Pendidikan (Wilsatdik) Cabang Kecamatan Sukaresmi, Kamal, membenarkan kondisi KBM di SD Cikaso belakangan ini.
Ia menyebutkan pihaknya telah melaporkannya bahkan telah ada pengontrolan ke lokasi dari Disdikpora Kabupaten Cianjur.
Salah satu usulan dari Korwilsatdik Cabang Kecamatan Sukaresmi, yaitu satu lokal yang terancam ke gusur pergerakan tanah tersebut, untuk dihapus atau dirobohkan daripada ambruk menggusur lokal lainnya.
"Kemungkinan akan dihapus. Tinggal tunggu surat perintah dari Disdikpora," kata Korwilsatdik Cabang Kecamatan Sukaresmi.
Ditambahkan, SD Cikaso di tahun 2024 kemungkinan akan mendapatkan bantuan bangunan UKS dan Lab IT Plus.
"Lab IT Plus isinya untuk mendukung pelaksanaan Assessment Berbasis Komputer (ABK)," pungkasnya. (tim).











