- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Komisi D Akan Panggil Disdikpora Kabupaten Cianjur Soal Kasus PIP

Keterangan Gambar : Ketua Komisi D DPRD Cianjur, Atep Hermawan.
Pinusnews.id - Terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang terjadi di SDN Neglasari belum lama ini, menyita perhatian Komisi D DPRD Cianjur.
Pasalnya, kenapa kejadian tersebut bisa lolos dari pengawasan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur.
Atas terjadinya hal tersebut, Ketua Komisi D DPRD Cianjur, Atep Hermawan, pihaknya mengaku khawatir kasus serupa terjadi di sekolah-sekolah lainnya.
Baca Lainnya :
- Kepala Dinkes Cianjur: Bidan Tugasnya Berat, Bukan Hanya Layanan Klinis, Tapi Mengubah Pola Hidup Ma
- Sekda Cianjur Jadi Ketua Desk Pilkada Cianjur 2024, untuk Mendukung Kelancaran Pilkada
- Gernas BBI dan Bangga Berwisata Indonesia Perkuat sektor Pariwisata, UMKM, dan Ekonomi Kreatif
- Setelah Direnovasi, Makam Dalem Pancaniti Pencipta Mamaos Kini Bercahaya
- Bupati Cianjur Lepas Mahasiswa UNPI untuk Melaksanakan KKN
“Ya, yang ditakutkan terjadi juga di sekolah-sekolah lainnya. Menyikapi hal tersebut tentunya perlu juga konfirmasi ke dinas terkait,” kata Atep kepada wartawan, Rabu (26/4/2024).
Menyikapi hal tersebut, upaya yang dilakukan Komisi D akan memanggil pihak Disdikpora, tetapi pihaknya pun akan berembuk dulu, langkah seperti apa yang akan diambil terkait dengan kejadian seperti ini.
“Nah, nanti tentunya harus dipanggil dan ditindaklanjuti terkait pungsi pengawasan, hanya saja waktunya untuk pemanggilan belum ditentukan,” tandasnya. (dens).











