- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Kini Ada 45 Desa di Cianjur Menyandang Status Desa Mandiri

Keterangan Gambar : Kegiatan sosislisasi undang-undang di Desa Cipanas, Cianjur.
Pinusnews.id - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur menyebutkan, sejak adanya Undang-Undang Desa banyak desa di Kabupaten Cianjur berkembang maju hingga menyandang status Desa Mandiri.
"Sebanyak 45 dari 354 Desa yang ada di Kabupaten Cianjur tahun kemarin menyandang status Desa Mandiri. Tahun 2024 ini kemungkinan bertambah," ujar Kepala Dinas PMD Kabupaten Cianjur Iwan Setiawan kepada wartawan sausai hadiri Rakor Suksesi Pemutahiran Indeks Desa Membangun (IDM) di Agro Wisata Inkarla, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kamis (25/4/2023).
Iwan juga menuturkan, kalau dulu membangun desa oleh Pemerintah Pusat dan turun ke desa. Akan tetapi, saat sekarang paradigmanya berubah jadi Desa Membangun.
Baca Lainnya :
- Bupati Cianjur: Tingkatkan Kewaspadaan Menghadapi Berbagai Potensi Bencana
- Bey Machmudin Harap BI Tetap Sinergi dengan Pemdaprov Jabar Muhamad Nur Kepala BI Jabar yang Baru
- Kurang Ruang Kelas, Pelajar SD Cikaso di Sukaresmi Cianjur Belajar di Teras
- Permata Kamila Turunkan Kasus Stunting di Cianjur
- Indeks Cianjur, H Ibang Dipastikan Berpasangan dengan Herman di Pilkada 2024, Bisa Lawan Kotak Koson
Desanya yang membangun dengan uangnya dikirimkan ke desa melalui program Dana Desa (DD) dan dana lainnya. Jadi desanya membangun sendiri dengan hasil musyawarah desa.
Selanjutnya, untuk mengelola uang yang jumlahnya begitu banyak, harus diimbangi dengan akuntabilitas yang bagus, pertanggung jawaban, transparan dan ada sistematis yang memang ditentukan oleh pemerintah.
"Tidak tiba-tiba misal beli sesuatu SPJ nya hanya kwitansi. Ada sistematis keuangan yang memang harus dipenuhi oleh petugas yang ada di desa," terangnya
Maka pendamping inilah datang ke desa, mereka memberikan pendampingan bagaimana peningkatan di desa, bagaimana program yang ada di desa berjalan dengan lancar.
"Kehadiran Tenaga Profesional Pendamping Desa (TPPD) sangat penting untuk kemajuan desa di Kabupaten Cianjur," imbuhnya.
Terpisah, Koordinator TPPD Kabupaten Cianjur Engkus Kusnandar menyebutkan kegiatan tersebut Halal bi Halal sekaligus Rakor Suksesi Pemutahiran IDM
"Kegiatan ini ikuti sekitar 250 Tenaga Profesional Pendamping bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur," pungkasnya. (dens).











