Kepala Dinas Perkim Cianjur Dampingi Bupati Herman Suherman Monitoring Korban Dampak Gempa Bumi

02 Jul 2024, 07:19:19 WIB Cianjur
Kepala Dinas Perkim Cianjur Dampingi Bupati Herman Suherman Monitoring Korban Dampak Gempa Bumi

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman (berpeci hitam) didampingi Kepala Dinas Perkim Cianjur, Cepi Rahmat Fadiana (bertopi putih) saat melakukan monitoring korban dampak gempa bumi Cugenang, Cianjur, tahun 2022.


Pinusnews.id - Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Cianjur, Cepi Rahmat Fadiana, mendampingi Bupati Cianjur, Herman Suherman, saat melakukan monitoring korban dampak bencana alam gempa bumi di Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Cianjur, belum lama ini.

Adapun tujuan monitoring adalah untuk memastikan penyaluran bantuan Stimulan tahap 1, 2, dan 3 kepada masyarakat, sekaligus Bupati Cianjur mengklarifikasi berita yang sedang berkembang di masyarakat, dimana kejadian yang Viral itu telah terakomodir oleh Pemerintah, sehingga korban yang masih tinggal di Huntara telah mendapat bantuan Stimulan Di Tahap IV.

Dalam monitoring itu Bupati Cianjur, Kepala Dinas Perkim Cianjur Cepi Rahmat Fadiana beserta rombongan mengunjungi rumah Asep, yang viral di media sosial karena sebagai korban gempa Cugenang 2022, yang tinggal di kandang ayam bersama dengan keluarganya.

Baca Lainnya :

Terkait bantuan gempa ini adalah dana dari pemerintah pusat, maka yang memberikan syarat administrasi pencairan tentunya juga dari pusat, sebagai pihak yang memberikan bantuan dalam hal ini BPNB.

"Pencairan tahap 4 sudah mulai terus dilaksanakan bagi keluarga yang sudah melengkapi dokumen yang di minta oleh pemerintah pusat," tutur Bupati Cianjur saat monitoring tersebut.

Bupati Cianjur juga menambahkan, untuk tahap 4, khusus rusak berat bisa reimbush atau menggunakan pihak ketiga, dan apabila menggunakan pihak ketiga serta belum sesuai dengan spesifikasi yang sudah disyaratkan, maka pihak ketiga tidak akan dibayar sebelum menyelesaikan bangunan sesuai dengan spesifikasi yang disepakati bersama.

"Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua, untuk selalu tabayun dan tidak mengambil informasi dari salah satu pihak, dan tidak diperiksa kebenarannya," imbuh Bupati Cianjur Herman Suherman. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment