- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Jelang Lebaran Haji Waspadai Kemungkinan Banyaknya Pencurian Hewan Kurban

Keterangan Gambar : Kapolsek Sindangbarang, Cianjur, Iptu Dadang Rustandi.
Pinusnews.id - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Polsek Sindangbarang, Polres Cianjur, menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan pencurian hewan ternak.
Kapolsek Sindangbarang Polres Cianjur Iptu Dadang Rustandi mengatakan, para pemilik ternak agar lebih waspada dan memastikan hewan ternak mereka selalu dalam pengawasan yang ketat.
"Menjelang Idul Adha, pemilik ternak wajib waspada. Soalnya bandit pencurian ternak lebih aktif beraksi, jangan sampai hewan ternak menjadi sasaran para pelaku," kata Dadang.
Baca Lainnya :
- Pilgub Jawa Barat Segera Diluncurkan
- Pemberitahuan dari Klinik Rawat Jalan RSUD Sayang Kabupaten Cianjur
- Polres Cianjur Ungkap 18 Kasus Narkoba dan 24 Orang Terduga Pengedar Obat Terlarang
- Insan Pers Cianjur Lakukan Demo Menolak Keras Revisi RUU Penyiaran
- Pemdaprov Jabar Terapkan Teknologi Blockchain di Sektor Pemerintahan
Dadang menyarankan, agar hewan ternak tidak dibiarkan berkeliaran tanpa pengawasan. Ia pun menekankan pentingnya pengawasan yang ketat, terutama pada malam hari.
"Dengan perhatian lebih dari pemilik ternak terhadap keamanan, ruang gerak pelaku pencurian akan semakin sempit. Namun, jika pemilik ternak abai, pelaku pencurian ternak akan semakin leluasa dalam mencari sasaran," tambahnya.
Pihaknya, lanjut dia, terus melakukan monitoring dengan melakukan patroli, yang ada di wilayah hukumnya. Setelah itu menyambangi warga untuk lebih waspada terhadap aksi kejahatan yang bisa datang setiap saat.
"Sejauh ini belum ada laporan yang masuk, terkait pencurian hewan ternak. Untuk itu kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap aksi kejahatan hewan ternak," jelasnya. (tim).











