- DPRD Cianjur Sepakati Perubahan APBD 2026: Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Rakyat
- Revitalisasi SMPS Karakter Daarul Arsyad: Wajah Baru Sekolah dan Bangkitkan Semangat Belajar
- BAZNAS Cianjur dan Sholat Istisqo: Dari Doa dan Sedekah Harapkan Hujan di Cianjur
- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
Hati-hati Jamur Liar: Kunjungan Bupati Cianjur ke Korban Keracunan dan Komitmen Layanan Kesehatan

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian saat mengunjungi para pasien yang keracunan jamur liar di RSUD Sayang Cianjur.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian melakukan kunjungan mengharukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, bersama Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, Kamis 22 Januari 2026.
Bupati Wahyu menjenguk empat warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, yang mengalami keracunan parah setelah mengonsumsi jamur liar. Kejadian ini menjadi pengingat tragis akan bahaya makanan liar yang tampak menggoda di tengah keterbatasan akses pangan di pedesaan.
Sesampainya di RSUD Sayang Cianjur, Bupati Wahyu langsung berbincang akrab dengan para pasien yang masih menjalani perawatan intensif. Ia menyampaikan doa kesembuhan, sambil menekankan pentingnya kehati-hatian.
Baca Lainnya :
- Penemuan Mayat Pria Gegerkan Warga Ciranjang.
- Cianjur Dapat Penghargaan Harmony Award 2020 dari Kementrian Agama RI.
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
- Personil Kodim 0608/Cianjur, Dukung Pelaksanaan Vaksin Covid-19
"Saya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mengonsumsi jamur liar atau bahan pangan yang belum dipastikan keamanannya guna mencegah kejadian serupa terulang kembali," ujar Bupati Mohammad Wahyu Ferdian.
Tak lupa, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim medis RSUD Sayang. "Terima kasih kepada seluruh dokter, perawat, serta jajaran RSUD Sayang yang telah bekerja keras memberikan pelayanan dan penanganan medis," tambahnya. Penghargaan ini mencerminkan dedikasi tenaga kesehatan yang sigap menangani korban sejak Rabu malam, 21 Januari 2026, ketika jamur liar dari kebun menjadi penyebab utama keracunan.
Kunjungan ini juga menjadi bagian kinerja Bupati Wahyu untuk menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Ia menjanjikan pelayanan kesehatan yang optimal, merata, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Cianjur berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal, serta memastikan setiap warga mendapatkan penanganan yang cepat dan layak," tegas Bupati, menunjukkan prioritas pada aksesibilitas layanan di wilayah terpencil seperti Cikalongkulon.
Latar belakang kejadian berawal dari empat warga Desa Mekarsari yang nekat mengolah jamur liar dari kebun mereka sendiri. Tanpa pengetahuan yang memadai tentang jenis jamur beracun, mereka langsung mengalami gejala keracunan hebat dan dilarikan ke RSUD Sayang.
Pemda Cianjur, khususnya instansi terkait penanganan kesehatan seperti Dinas Kesehatan dan RSUD Sayang, harus siap setiap saat demi pelayanan maksimal. Kunjungan bupati ini menjadi momentum untuk memperkuat edukasi masyarakat tentang pangan aman, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan.
Kejadian keracunan jamur liar di Cianjur patut dijadikan pelajaran berharga. Dengan imbauan bupati dan komitmen pemda, diharapkan masyarakat lebih waspada, sementara layanan kesehatan tetap menjadi benteng terakhir yang tangguh bagi warga yang terlanjur celaka. (dens).











