Disperkim Cianjur 2026: Sinergi Inovasi dan Tanggung Jawab dalam Mewujudkan Permukiman Berkualitas

22 Jan 2026, 06:27:21 WIB Cianjur
Disperkim Cianjur 2026: Sinergi Inovasi dan Tanggung Jawab dalam Mewujudkan Permukiman Berkualitas

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Cepi Rahmat Fadiana.


Pinusnews.id - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Cianjur memasuki tahun 2026 dengan modal kinerja luar biasa dari tahun sebelumnya. Hal ini berkat kepemimpinan Kepala Dinas Perkim Cianjur Cepi R Fadiana. Dimana sebelumnya Anggaran Rp156 miliar tahun 2025 berhasil dimanfaatkan secara optimal untuk perbaikan infrastruktur, penanganan dampak bencana, dan peningkatan kualitas permukiman. Pekerjaan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, menjadikan Disperkim sebagai pelopor pembangunan berkelanjutan di Cianjur.

Kinerja Disperkim di 2025 menjadi pondasi kokoh untuk 2026, di mana setiap proyek diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar. Fokus utama mencakup sanitasi, rehabilitasi bencana, dan program unggulan seperti Poe Sarebu. Sinergi dengan kontraktor memastikan efisiensi, membuka jalan bagi ekspansi lebih besar di tahun ini.

Salah satu pencapaian gemilang adalah pembangunan dan rehabilitasi sanitasi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025. Rekrutmen Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) pada Maret 2025 mempercepat implementasi, meningkatkan akses air bersih bagi ribuan warga. Di 2026, program ini dilanjutkan dengan inovasi teknologi, menegaskan dedikasi Disperkim terhadap kesehatan masyarakat.

Baca Lainnya :

Disperkim Cianjur terlihat unggul dalam perbaikan dampak bencana seperti tanah longsor dan pergerakan tanah. Proyek Jembatan Gantung Leuwi Tarisi yang menghubungkan Kecamatan Takokak dan Kadupandak direvitalisasi dengan cepat, memulihkan konektivitas masyarakat. Kinerja ini berlanjut di 2026, dengan strategi pencegahan yang lebih proaktif.

Peluncuran program "Poe Sarebu" (hari seribu) menjadi sorotan utama, di mana Disperkim Cianjur mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan permukiman. Program ini tidak hanya efisien tapi juga inklusif, melibatkan warga secara langsung. Tahun 2026, Poe Sarebu diekspansi untuk mencakup lebih banyak desa, memperkuat rasa memiliki komunal.

Program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni menjadi Rumah Layak Huni) berhasil mengubah ratusan rumah kumuh menjadi hunian aman dan layak. Disperkim Cianjur menunjukkan empati tinggi dengan pendekatan humanis, memastikan keluarga miskin prioritas utama. Di 2026, targetnya ditingkatkan dua kali lipat, mencerminkan komitmen jangka panjang.

Selain itu, Peresmian Jembatan Ciembe di Kecamatan Karangtengah menjadi bukti keberhasilan pembangunan jembatan strategis. Proyek ini tidak hanya aman tapi juga estetis, mendukung mobilitas ekonomi lokal. Kinerja Disperkim Cianjur di 2026 melanjutkan momentum ini dengan proyek jembatan baru, mempercepat pertumbuhan wilayah.

Lebih jauhnya Disperkim Cianjur menekankan kolaborasi erat dengan kontraktor dalam perencanaan dan pengadaan proyek 2025, menghasilkan eksekusi tanpa hambatan. Pendekatan ini meminimalkan pemborosan dan maksimalkan hasil. Tahun 2026, sinergi ini diperdalam melalui platform digital, menjadikan Cianjur model daerah untuk tata kelola proyek.

Memasuki 2026, Disperkim Cianjur siap mereplikasi kesuksesan dengan anggaran lebih besar dan inovasi baru. Dampaknya terasa nyata: permukiman lebih sehat, infrastruktur tangguh, dan warga sejahtera. Kinerja ini menginspirasi kabupaten lain di Jawa Barat.

Disperkim Cianjur di 2026 bukan sekadar dinas, melainkan pilar pembangunan yang bertanggung jawab. Dengan track record 2025 yang solid, mereka terus mewujudkan Cianjur sebagai kawasan permukiman ideal. Ke depan, tantangan apa pun akan diatasi dengan semangat yang sama.(dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment