- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
dr Irvan Nur Fauzy: Perekrutan Pegawai Tanpa Biaya, Bahkan Seleksinya Diperketat

Keterangan Gambar : Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy.
Pinusnews.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur memastikan bahwa perekrutan pegawai tidak dipungut biaya. Bahkan, seleksi diperketat untuk memperbaiki kualitas menuju Rumah Sakit Internasional.
Dirut RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, menegaskan bahwa perekrutan pegawai melalui seleksi yang ketat, berdasarkan kemampuan di bidangnya masing-masing dan tidak dikenakan biaya.
Selain itu, dr Irvan Nur Fauzy menyebutkan, pada tahun 2024 ini RSUD Sayang Cianjur telah merekrut 44 orang pegawai, dan pegawai terbanyak adalah perawat.
Baca Lainnya :
- Manfaatkan Perpanjangan Jabatan untuk Berinovasi Pengelolaan Potensi Desa
- Polsek Cidaun Polres Cianjur Gelar Patroli KRYD untuk Tingkatkan Keamanan
- dr Irvan Nur Fauzy: Setiap Tahun KARS Cek Manajemen dan Pelayanan RSUD Sayang Cianjur
- Amanda Soemedi Sebut Peran Penting Duta Baca Tularkan Budaya Literasi
- Kegiatan Re-Akteditasi Hari Kedua di RSUD Sayang Cianjur
“Kami pastikan tidak dipungut biaya. Adapun dari 44 pegawai di antaranya 35 perawat, tenaga apoteker 1 orang, D3 farmasi 5 orang, tenaga radiografer 1 orang, kesling K3 1 orang dan psikologi 1 orang,” kata dr Irvan Nur Fauzi, belum lama berselang.
Saat ini, rumah sakit yang terkenal dengan slogan ‘Someah’ ini tengah memperbaiki kualitas SDM pegawai untuk menuju rumah sakit internasional.
“Salah satu fokus rumah sakit adalah transformasi sumber daya manusia. Tentu transformasi ini harus diawali dengan rekrutmen yang terbuka mengedepankan integritas dan profesionalisme, untuk mendapatkan SDM yang terbaik termasuk adanya rotasi jabatan,” imbuh dr Irvan Nur Fauzy. (dens).











