- Dalam Rangka HUT RI Ke-81, Polres Cianjur dan Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Mancing Bersama
- TMMD Ke-129 di Mekarmukti: Cor Jalan, Bangun Rutilahu, dan Pasang Pipanisasi untuk Hidup Lebih Baik
- Perhutani KPH Cianjur Sambut Mahasiswa UNB: Praktik Lapang Jadi Jembatan Antara Teori dan Realitas
- Cianjur Jadi Tuan Rumah Sekolah Nasional Terintegrasi: Bukti Kinerja Disdikpora yang Proaktif
- Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan
- Presiden Prabowo: Swasembada Pangan Perkuat Ketahanan Bangsa
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
Desa di Cianjur Harus Membangun Kambali Leuit atau Lumbung Padi

Keterangan Gambar : Leuit atau lumbung padi.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur mengajak semua desa untuk membangun kembali lumbung padi atau leuit.
Lumbung padi ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan makanan, terutama saat terjadi bencana seperti kekeringan yang membuat panen gagal.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, menjelaskan bahwa lumbung padi atau gudang beras nantinya saat panen bisa di simpan di leuit.
Baca Lainnya :
- Dua Dermawan Dubai Beri Bantuan Sumur Bor ke Masjid di Cianjur
- Pupuk Subsidi Langka, Petani di Cidaun Cianjur Menjerit
- Lagi, Pol PP Cianjur Razia Miras, Hasilnya Mengejutkan!
- Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polsek Campaka Cianjur Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan
- Luar Biasa! Pjs Bupati Cianjur Lepas Dua Goweser 3000 Km Cianjur-Aceh
"Sebagian hasil panen disimpan di leuit, nantinya bisa diambil saat dibutuhkan, misalnya saat terjadi kelangkaan makanan," kata Herman, di Cianjur, belum lama ini.
Meskipun sekarang lumbung padi sudah jarang ditemui, beberapa desa di Cianjur sudah mulai membangunnya kembali. Bupati Herman sangat mendukung hal ini dan meminta semua desa untuk melakukan hal yang sama.
"Saya juga sudah meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk menggunakan dana ketahanan pangan desa untuk membeli hasil panen petani dan menyimpannya di lumbung padi. Dengan begitu, saat terjadi kekurangan makanan, desa sudah memiliki cadangan beras," jelasnya. (tim).


.jpg)
.jpg)
.jpg)






