- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
Desa di Cianjur Harus Membangun Kambali Leuit atau Lumbung Padi

Keterangan Gambar : Leuit atau lumbung padi.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur mengajak semua desa untuk membangun kembali lumbung padi atau leuit.
Lumbung padi ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan makanan, terutama saat terjadi bencana seperti kekeringan yang membuat panen gagal.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, menjelaskan bahwa lumbung padi atau gudang beras nantinya saat panen bisa di simpan di leuit.
Baca Lainnya :
- Dua Dermawan Dubai Beri Bantuan Sumur Bor ke Masjid di Cianjur
- Pupuk Subsidi Langka, Petani di Cidaun Cianjur Menjerit
- Lagi, Pol PP Cianjur Razia Miras, Hasilnya Mengejutkan!
- Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polsek Campaka Cianjur Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan
- Luar Biasa! Pjs Bupati Cianjur Lepas Dua Goweser 3000 Km Cianjur-Aceh
"Sebagian hasil panen disimpan di leuit, nantinya bisa diambil saat dibutuhkan, misalnya saat terjadi kelangkaan makanan," kata Herman, di Cianjur, belum lama ini.
Meskipun sekarang lumbung padi sudah jarang ditemui, beberapa desa di Cianjur sudah mulai membangunnya kembali. Bupati Herman sangat mendukung hal ini dan meminta semua desa untuk melakukan hal yang sama.
"Saya juga sudah meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk menggunakan dana ketahanan pangan desa untuk membeli hasil panen petani dan menyimpannya di lumbung padi. Dengan begitu, saat terjadi kekurangan makanan, desa sudah memiliki cadangan beras," jelasnya. (tim).











