- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Zakat BAZNAS Cianjur: Dari Pengumpulan Ramadhan hingga Kesejahteraan Warga yang Nyata
- Bupati Cianjur: Layanan NIB Gratis sebagai Katalisator Kemajuan Ekonomi Lokal
- Bupati Cianjur Didampingi Ruhli Apel Kebangsaan di SMAN 1 Sindangbarang
- Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi
- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
Desa di Cianjur Harus Membangun Kambali Leuit atau Lumbung Padi

Keterangan Gambar : Leuit atau lumbung padi.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur mengajak semua desa untuk membangun kembali lumbung padi atau leuit.
Lumbung padi ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan makanan, terutama saat terjadi bencana seperti kekeringan yang membuat panen gagal.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, menjelaskan bahwa lumbung padi atau gudang beras nantinya saat panen bisa di simpan di leuit.
Baca Lainnya :
- Dua Dermawan Dubai Beri Bantuan Sumur Bor ke Masjid di Cianjur
- Pupuk Subsidi Langka, Petani di Cidaun Cianjur Menjerit
- Lagi, Pol PP Cianjur Razia Miras, Hasilnya Mengejutkan!
- Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polsek Campaka Cianjur Semprotkan Disinfektan di Titik Rawan
- Luar Biasa! Pjs Bupati Cianjur Lepas Dua Goweser 3000 Km Cianjur-Aceh
"Sebagian hasil panen disimpan di leuit, nantinya bisa diambil saat dibutuhkan, misalnya saat terjadi kelangkaan makanan," kata Herman, di Cianjur, belum lama ini.
Meskipun sekarang lumbung padi sudah jarang ditemui, beberapa desa di Cianjur sudah mulai membangunnya kembali. Bupati Herman sangat mendukung hal ini dan meminta semua desa untuk melakukan hal yang sama.
"Saya juga sudah meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk menggunakan dana ketahanan pangan desa untuk membeli hasil panen petani dan menyimpannya di lumbung padi. Dengan begitu, saat terjadi kekurangan makanan, desa sudah memiliki cadangan beras," jelasnya. (tim).











