- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
- Harhubnas ke-55, Memperkuat Konektivitas Transportasi di Cianjur
- DPPKBP3A Cianjur Raih Penghargaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan
- Jejak Hilman Saukani Membawa BAZNAS Cianjur Lebih Transparan dan Dipercaya
- Menabur Kepedulian, Menuai Kesiapsiagaan: Ribuan Pelajar Cianjur Ikuti Pelatihan dan Pelantikan PMR
- DPPKBP3A Cianjur Kukuhkan SD Ibu Jenab 2 sebagai Sekolah Ramah Anak
Cianjur Siap Membasuh Luka Palestina

Keterangan Gambar : Gelar aksi solidaritas bertajuk "Cianjur Siap Membasuh Luka Palestina" berlangsung di Jalan Ir. H. Djuanda, Selakopi, Cianjur, Minggu11 Mei 2025.
Santri Disabilitas Netra Serukan Keadilan di Tengah Aksi Ormas Islam
Pinusnews.id - Cianjur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap penderitaan rakyat Palestina. Pada Ahad, 11 Mei 2025, berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Kabupaten Cianjur, menggelar aksi solidaritas bertajuk “Cianjur Siap Membasuh Luka Palestina” yang dilangsungkan di Jalan Ir. Djuanda, Selakopi.
Acara ini dipenuhi semangat kemanusiaan dan disambut hangat oleh masyarakat. Deretan orasi dari tokoh-tokoh ormas Islam menggema dengan lantang, menyerukan dukungan moral dan spiritual bagi rakyat Palestina, yang hingga kini masih dilanda penderitaan akibat agresi Israel.
Baca Lainnya :
- Jelang Pilkada 2020, Polsek Sukaluyu Gelar Deklarasi Pilkada Damai
- Bos Baik Hati Bangun Masjid untuk Ibadah Karyawannya
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
- Warga Karangnunggal Cibeber Keluhkan Pemotongan Bantuan Rutilahu, Lalu Ini Jelas Kades
Yang paling menggetarkan hati adalah penampilan Asep Rudini, seorang santri disabilitas netra dari Yayasan BIMCI, pondok pesantren yang dikhususkan bagi santri berkebutuhan khusus. Dengan suara bergetar namun penuh keyakinan, Asep menyampaikan orasinya, mengutip Pembukaan UUD 1945: “Bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.”
Dalam orasinya, Asep menyerukan kepada dunia untuk menghentikan kebrutalan, yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina.
“Kita mungkin tak bisa mengangkat senjata, tapi kita bisa mengangkat suara. Kita bisa mendoakan dan berdonasi. Palestina adalah luka kita semua,” tegasnya, disambut haru dan tepuk tangan hadirin.
Aksi damai ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Cianjur, Bapak Aby Ramzi, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh ormas Islam dan masyarakat, yang terus menunjukkan kepedulian pada isu kemanusiaan global.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi panggung solidaritas, tetapi juga wujud nyata bahwa dari Cianjur, suara-suara keadilan terus menggema. Bahkan dari seorang santri disabilitas netra, dunia kembali diingatkan, bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas, dan kepedulian tak mengenal hambatan fisik. (Torik Imanurdin).











