- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Bupati Cianjur Instruksikan Penambahan Jam Pelajaran Agama Islam di Sekolah
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur H. Herman Suherman didampingi Kadisdikpora Ruhli solehudin dalam gelaran sosialisasi Pra Perbup penambahan jam pelajaran Agama Islam kepada para Komite Sekolah se-Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id- Bupati Cianjur, Herman Suherman menginstruksikan kepada para pihak yang terkait, untuk merumuskan Peraturan Bupati (Perbub) tentang penambahan jam pelajaran Agama Islam di sekolah se-Cianjur.
Instruksi Bupati tersebut mulai disosialisasikan dengan menggelar acara Pra Perbup Penambahan Jam Agama Islam kepada Perwakilan Komite Sekolah se Cianjur, yang berlangsung di Gedung PGRI Cilaku, Cianjur, belum lama ini.
Menurut Bupati Herman Suherman, penambahan jam pelajaran Agama Islam di seluruh sekolah se-Cianjur, tujuannya untuk menanggulangi kenakalan pelajar, bullying/perundungan, dan penyebaran LGBT di lingkungan sekolah.
Baca Lainnya :
- Natal dan Tahun Baru, Operasi Lilin di Jawa Barat Gelar Sudah Dimulai
- Rebranding Minyak Kayu Putih: Langkah Menteri Sosial untuk Tingkatkan Pendapatan Penerima Bantuan So
- Menteri Kesehatan Lantik 8 Pejabat Tinggi Pratama
- Presiden Jokowi Songsong Ekonomi Nasional 2024 dengan Optimisme
- Bey Machmudin: Cadangan Pangan Akhir Tahun Aman
"Beberapa bulan lalu Saya telah menginstruksikan jajaran terkait merumuskan Peraturan Bupati tentang penambahan jam pelajaran agama Islam," tutur Bupati Cianjur.
Maka, dalam upaya merealisasikannya pihak Disdikpora Cianjur menyelenggarakan sosialisasi yang dihadiri 160 orang perwakilan Komite Sekolah dari 32 kecamatan se Cianjur, di Gedung PGRI Cilaku, Cianjur.
"Menempa pendidikan pelajar bukan hanya di sekolah. Harus ada kerjasama dengan orang tua. Beberapa waktu lalu Saya gulirkan Gurujug yakni guru ngajugjug orang tua murid, untuk melaporkan perkembangan anak didiknya, agar terjalin kerjasama," imbuh Herman.
Herman juga mengungkapkan, dari dulu di Cianjur sudah ada kerjasama orang tua dengan wali kelas yang terjalin sangat baik. Termasuk pendidikan agama ditingkatkan selain di sekolah umun juga di sekolah-sekolah agama.
Selain itu, bupati Cianjur menegaskan kepada para Komite Sekolah Perwakilan Kecamatan di wilayah Cianjur, agar peka terhadap lingkungan di sekolah maupun di luar sekolah, dan harus bersikap keras menentang penyebaran LGBT di Cianjur sebagai Kota Tatar Santri. (Dens).











