- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Zakat BAZNAS Cianjur: Dari Pengumpulan Ramadhan hingga Kesejahteraan Warga yang Nyata
- Bupati Cianjur: Layanan NIB Gratis sebagai Katalisator Kemajuan Ekonomi Lokal
- Bupati Cianjur Didampingi Ruhli Apel Kebangsaan di SMAN 1 Sindangbarang
- Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi
- Bupati Cianjur Minta Maaf Atas Gangguan Distribusi Air Bersih Akibat Banjir di Ciranjang
- Pendidikan Vokasi di Jabar Direvitalisasi Agar Sesuai Kebutuhan Industri
- Dr. Euis Latifah, M.Pd. Raih Penghargaan sebagai Dosen Inovatif dalam ToT Perma Pendis 2026
BKSDA Mulai Evakuasi Buaya di Penangkaran Gunung Calung Cianjur

Keterangan Gambar : Pihak BKSDA tampak mulai evakuasi buaya-buaya dari penangkaran di Gunung Calung.
Pinusnews.id - Beberapa waktu lalu peristiwa jebolnya penangkaran buaya di sebuah kawasan Cianjur, membuat gempar warga masyarakat karena sangat membahayakan keamanan manusia.
Tapi sekarang puluhan ekor buaya yang tersisa di tempat penangkaran Kampung Gunung Calung Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur itu mulai evakuasi. Proses evakuasi dilakukan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Berdasarkan pantauan, proses evakuasi kawanan buaya muara itu dilakukan para petugas BKSDA dengan membagi menjadi beberapa tim.
Baca Lainnya :
- Kini Pemda Cianjur Punya Platform MBIZMARKET untuk Pengembangan E-MARKETPLACE
- Melihat Pesantren Al-Kautsar Cianjur Cetak Generasi Unggul, Ini Program Kurikulum Jitunya
- Tim Pol PP Cianjur Obrak-Abrik Pengedar Miras
- Ratusan Minuman Beralkohol Roso-Roso Diamankan Polres Cianjur di Rumah Kontrakan
- Jenazah PMI Tertahan Di Saudi Arabia, LSM FPMI Kirim Surat Ke Presiden Jokowi
Ada yang bertugas memancing kawanan buaya muncul ke permukaan dengan cara memasukan daging ayam ke dalam karung. Setelah muncul ke permukaan, selanjutnya buaya itu digiring ke daratan.
Sementara, petugas lainnya menguras air kolam menggunakan dua unit pompa. Menurut informasi, proses evakuasi sudah dilakukan sejak Selasa, 15 Oktober 2024. Pada saat itu sudah ada 17 ekor buaya yang berhasil dievakuasi.
“Kemarin prosesnya terhenti karena cuaca. Dilanjutkan hari ini,” ungkap salah seorang petugas BKSDA yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan ditemui di kawasan kolam penangkaran, Rabu, 16 Oktober 2024.
Kepala Bidang KSDA Wilayah I Bogor Diah Qurani Kristina, mengatakan pihaknya masih belum bisa memastikan jumlah terbaru buaya muara yang ada di dalam kolam penangkaran tersebut.
“Kita masih hitung. Makanya dikurangi dulu airnya untuk mempermudah proses evakuasi dan menghitung jumlah buayanya. Nanti kalau sudah selesai ada statemen resmi yang kita buat,” kata Diah.
Berbeda dengan lima buaya kabur yang sebelumnya sudah dievakuasi, Diah menyebut buaya-buaya yang dievakuasi kali ini akan dipindahkan ke BKSDA di Sumatera Selatan.
“Dipindahkan ke Sumatera Selatan ke BKSDA Sumatera Selatan. Mudah-mudahan hari ini airnya bisa berkurang. Buayanya bisa terlihat dan terangkut seluruhnya,” pungkasnya. (tim).











