- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - BAZNAS Republik Indonesia baru saja menyalurkan beasiswa pendidikan senilai Rp22 miliar untuk mahasiswa Palestina yang menempuh studi di Indonesia. Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada Duta Besar Palestina pada pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Jakarta, sebagai bagian dari dana kemanusiaan bagi Palestina.
Langkah ini menunjukkan perhatian nyata lembaga zakat nasional terhadap kebutuhan pendidikan di tengah situasi kemanusiaan yang sulit di wilayah Palestina.
Program beasiswa tersebut dipandang sebagai upaya strategis memperkuat sumber daya manusia Palestina. Dalam kondisi yang penuh tantangan, akses terhadap pendidikan menjadi salah satu jalan paling efektif untuk menyiapkan kader-kader masa depan.
Baca Lainnya :
- Cianjur Kini Ada Aplikasi Layanan Pelanggan New PLN Mobile
- KPU Tetapkan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Cianjur
- Tega-Teganya Ada Orang Membuang Bayi Perempuan
- Operasi Yustisi, Penyemprotan Desinfektan dan Pembagian Masker
- Dana Milyaran Jangan Semena-Mena Digunakan Kepala Desa
Dengan dukungan studi di Indonesia, para mahasiswa diharapkan memperoleh ilmu, keterampilan, dan jaringan yang bisa mereka bawa pulang serta gunakan untuk membangun kembali komunitasnya.
Pendidikan bukan sekadar penguasaan materi akademik, melainkan juga pembentukan karakter dan kemampuan praktis. "Melalui pendidikan, para mahasiswa diharapkan memiliki bekal ilmu dan kemampuan untuk berkontribusi dalam membangun kembali masa depan bangsanya," demikian salah satu penjelasan publik terkait program tersebut.
Pernyataan ini menegaskan bahwa bantuan berorientasi pada kapasitas jangka panjang, bukan sekadar penanggulangan darurat.
BAZNAS menjalankan penyaluran beasiswa ini bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Pendidikan. Kolaborasi lintas institusi ini memastikan bahwa amanah masyarakat Indonesia dikelola secara transparan dan tepat sasaran.
Pendekatan kemitraan semacam ini juga memperkuat kredibilitas program, sehingga dana yang dikumpulkan melalui zakat dan sumbangan dapat memberi dampak maksimal bagi penerima.
Kinerja BAZNAS Kabupaten Cianjur turut mendapat sorotan positif atas dukungannya terhadap program nasional ini. Ketua BAZNAS Cianjur, H. Tata, memberikan apresiasi atas penyaluran beasiswa yang diberangkatkan dari BAZNAS pusat.
"BAZNAS Kabupaten Cianjur mengapresiasi dan mendukung penyaluran beasiswa untuk mahasiswa itu. Kesempatan belajar menjadi harapan yang harus terus dijaga bagi banyak mahasiswa Palestina yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia," ujar H. Tata. Ungkapan ini menunjukkan kepedulian tingkat daerah yang selaras dengan kebijakan nasional.
Menurut H. Tata, inisiatif beasiswa bukan hanya soal kedermawanan sesaat, melainkan bagian dari ikhtiar berkelanjutan memperkuat kualitas SDM Palestina.
"Bersama MUI dan Kementerian Pendidikan, amanah masyarakat Indonesia terus dihadirkan untuk mendukung lahirnya generasi yang siap berkontribusi dalam membangun masa depan bangsanya," tambahnya, sekaligus menegaskan peran BAZNAS Cianjur sebagai pendukung aktif yang menerjemahkan nilai sosial menjadi aksi nyata.
Penyaluran beasiswa Rp22 miliar itu menjadi contoh bagaimana lembaga zakat dan pemangku kepentingan dapat memfokuskan bantuan pada investasi manusia. Dukungan seperti ini membuka kesempatan bagi mahasiswa Palestina memperoleh ilmu dan kapasitas yang kelak bisa membantu proses pemulihan dan pembangunan.
Dengan apresiasi dari BAZNAS Cianjur, publik di daerah juga diingatkan pentingnya peran zakat dan sedekah dalam memberi dampak jangka panjang bagi bangsa lain yang sedang menghadapi krisis. (dens).











