- Cianjur Jadi Tuan Rumah Sekolah Nasional Terintegrasi: Bukti Kinerja Disdikpora yang Proaktif
- Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan
- Presiden Prabowo: Swasembada Pangan Perkuat Ketahanan Bangsa
- Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas
- Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran
- Isfhan Taufik Munggaran: Relawan Kebajikan Pancasila Kembalikan Nilai ke Kehidupan
- Menunggu Rumah Aman: Warga Waringinsari Bertahan di Antara Reruntuhan dan Janji Relokasi
- BAZNAS Cianjur Apresiasi Penyaluran Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina
- Disdikpora Cianjur Percepat Perbaikan 2.334 Ruang Kelas SD dalam 2 Tahun
- BAZNAS Cianjur Gerak Cepat: Ambulans dan Perawatan untuk Ibu Kurnia Terkena Kanker Serviks
Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan

Keterangan Gambar : istimewa.
Pinusnews.id - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mengajak pelajar Jawa Barat menjadi pelopor dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Menteri HAM, Natalius Pigai, melalui sambutan yang dibacakan oleh Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, pada Jabar Human Rights Forum (JHRF) 2026: Bedah Buku dan Talkshow Penguatan Hak Asasi Manusia di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).
Dalam sambutannya, ia menegaskan, para peserta yang hadir bukan sekadar mengikuti kegiatan, tetapi diharapkan menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai hak asasi manusia.
Baca Lainnya :
- Sosialisasi 4 Pilar Bersama Kapolres Cianjur
- Cianjur Kini Ada Aplikasi Layanan Pelanggan New PLN Mobile
- KPU Tetapkan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Cianjur
- Tega-Teganya Ada Orang Membuang Bayi Perempuan
- Operasi Yustisi, Penyemprotan Desinfektan dan Pembagian Masker
"Kehadiran kalian di sini bukan hanya sebagai peserta, tetapi menjadi pelopor dalam menyuarakan nilai-nilai hak asasi manusia di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Ia menjelaskan, nilai-nilai HAM sejatinya telah dikenalkan melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
Melalui forum ini, pemahaman tersebut diperkuat agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pelajar perlu berani menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan, menolak segala bentuk diskriminasi, menghargai keberagaman, serta menciptakan lingkungan yang inklusif.
"Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil. Mulailah dengan tidak melakukan perundungan, tidak menyebarkan ujaran kebencian, dan membiasakan sikap saling menghormati," pesannya.
Ia berharap, kegiatan tersebut menjadi bekal bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai calon pemimpin bangsa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap hak asasi manusia serta mampu menjaga kehidupan yang damai di tengah keberagaman. (tim dens).










