- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
Kementerian HAM Ajak Pelajar Jabar Jadi Pelopor Nilai Kemanusiaan

Keterangan Gambar : istimewa.
Pinusnews.id - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mengajak pelajar Jawa Barat menjadi pelopor dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Menteri HAM, Natalius Pigai, melalui sambutan yang dibacakan oleh Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, pada Jabar Human Rights Forum (JHRF) 2026: Bedah Buku dan Talkshow Penguatan Hak Asasi Manusia di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).
Dalam sambutannya, ia menegaskan, para peserta yang hadir bukan sekadar mengikuti kegiatan, tetapi diharapkan menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai hak asasi manusia.
Baca Lainnya :
- Sosialisasi 4 Pilar Bersama Kapolres Cianjur
- Cianjur Kini Ada Aplikasi Layanan Pelanggan New PLN Mobile
- KPU Tetapkan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Cianjur
- Tega-Teganya Ada Orang Membuang Bayi Perempuan
- Operasi Yustisi, Penyemprotan Desinfektan dan Pembagian Masker
"Kehadiran kalian di sini bukan hanya sebagai peserta, tetapi menjadi pelopor dalam menyuarakan nilai-nilai hak asasi manusia di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Ia menjelaskan, nilai-nilai HAM sejatinya telah dikenalkan melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).
Melalui forum ini, pemahaman tersebut diperkuat agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pelajar perlu berani menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan, menolak segala bentuk diskriminasi, menghargai keberagaman, serta menciptakan lingkungan yang inklusif.
"Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil. Mulailah dengan tidak melakukan perundungan, tidak menyebarkan ujaran kebencian, dan membiasakan sikap saling menghormati," pesannya.
Ia berharap, kegiatan tersebut menjadi bekal bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai calon pemimpin bangsa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap hak asasi manusia serta mampu menjaga kehidupan yang damai di tengah keberagaman. (tim dens).











