- Kolaborasi Kemenag dan BAZNAS Cianjur, Menguatkan Usaha Masyarakat dari KUA
- Jamsostek Award 2026: Bukti Nyata Kinerja Disnakertrans Cianjur dalam Melindungi Nasib Buruh
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik
- Pelantikan dan Pelatihan PMR Cianjur di Cibodas Jadi Momentum Kepemudaan
- Disdikpora Cianjur Tegaskan Profesionalisme ASN Lewat Penegakan Aturan
- Pemprov Jabar Selenggarakan Bursa Kerja Secara Live, Bisa Dipantau di Tiktok KDM
- Diskominfo Cianjur Perkuat Layanan Pengaduan agar Cepat dan Responsif
- Infak Kemanusiaan TK Thamrin Putradjaya dan BAZNAS Cianjur untuk Saudara di NTT
- DPMPTSP Cianjur Gerakkan Investasi di Tengah Tantangan Lahan
- Inilah Sikap Politik Ketua PSI Cianjur Terhadap Persoalan UHC di Kabupaten Cianjur
Cianjur Gandeng BBPVP Bandung Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Redam Pengangguran

Keterangan Gambar : Salah satu dari momen penandatanganan nota kesepakatan Bupati Cianjur bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, di Ruang Garuda Pendopo Bupati Cianjur, Kamis, 30 Juli 2026.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi menandatangani nota kesepahaman bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung pada Kamis (30/7/2026). Penandatanganan dilakukan di Ruang Garuda Pendopo Bupati oleh Bupati Mohammad Wahyu Ferdian, didampingi Kepala Disnakertrans Denny Widya Lesmana.
Kerja sama ini dimaksudkan untuk menguatkan program pelatihan vokasi di Cianjur agar lebih terarah dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menyambut baik kolaborasi itu sebagai langkah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Menurutnya, peningkatan kualitas tenaga kerja menjadi kunci agar warga Cianjur bisa bersaing di pasar kerja yang terus berubah.
Baca Lainnya :
- Sosialisasi 4 Pilar Bersama Kapolres Cianjur
- Cianjur Kini Ada Aplikasi Layanan Pelanggan New PLN Mobile
- KPU Tetapkan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Cianjur
- Tega-Teganya Ada Orang Membuang Bayi Perempuan
- Operasi Yustisi, Penyemprotan Desinfektan dan Pembagian Masker
"Kerja sama ini menunjukkan komitmen kita bersama untuk melahirkan tenaga kerja yang produktif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia usaha dan industri," kata Bupati.
Salah satu alasan penting di balik inisiatif ini adalah tingginya angka pengangguran terbuka yang masih menjadi pekerjaan rumah daerah. Pemerintah kabupaten terus mendorong kebijakan yang fokus pada pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja, termasuk vokasi yang lebih aplikatif.
Dengan pendekatan tersebut, diharapkan lulusan pelatihan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri dan meningkatkan produktivitas lokal.
Melalui nota kesepahaman, Cianjur dan BBPVP Bandung sepakat menyusun program pelatihan yang lebih terukur dan sesuai kebutuhan pasar tenaga kerja. Program ini akan mencakup kurikulum praktik, sertifikasi kompetensi, serta mekanisme pemantauan hasil.
Kepala Disnakertrans Denny Widya Lesmana menambahkan, "Kerja sama dengan BBPVP Bandung memberi kami akses pada pelatihan berkualitas dan standar industri yang jelas. Kami optimistis program ini akan membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat Cianjur, sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan pasar."
Bupati juga berharap generasi muda Cianjur bisa memanfaatkan kesempatan pelatihan ini untuk meningkatkan daya saing mereka.
"Saya berharap semakin banyak anak muda Cianjur yang memperoleh akses pelatihan berkualitas sehingga memiliki daya saing lebih tinggi, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri," ujar Bupati.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dunia pendidikan, dan pelaku usaha. (dens).











