Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas

31 Jul 2026, 09:29:16 WIB Cianjur
Perhutani KPH Cianjur Perkuat Keamanan Hutan lewat Sinergi Lapangan dengan Bhabinkamtibmas

Keterangan Gambar : Foto istimewa.


Pinusnews.id - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur menunjukkan langkah nyata dalam menjaga kelestarian hutan dengan menggelar koordinasi dan peninjauan wilayah bersama jajaran Bhabinkamtibmas pada Selasa (28/07/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di beberapa titik kawasan hutan Cianjur ini difokuskan untuk memperkuat perlindungan kawasan, memetakan potensi gangguan keamanan hutan (Gukamhut), serta mempererat komunikasi dengan masyarakat sekitar hutan. Langkah proaktif ini menjadi bukti bahwa pengelolaan hutan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada sinergi antar-institusi dan warga.

Target utama kegiatan adalah pencegahan. Tim Perhutani bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas berkeliling meninjau lokasi-lokasi rawan dan menyusun peta potensi gangguan agar deteksi dini bisa dilakukan lebih efektif. Dengan pemetaan yang terintegrasi, peringatan terhadap praktik merusak seperti pembakaran lahan atau kegiatan ilegal lainnya bisa disampaikan lebih cepat.

Baca Lainnya :

Pendekatan preventif seperti itu menurunkan risiko kerusakan yang sulit dipulihkan, sekaligus menghemat sumber daya karena masalah ditangani sejak awal.

Kinerja KPH Cianjur juga tampak dari cara mereka membangun komunikasi real-time dengan aparat kewilayahan. Administratur KPH Cianjur, Herdy Indriawan, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan operasional di lapangan.

“Sinergitas ini bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan operasional di lapangan. Bersama Babinsa dan Babinkamtibmas, kami bertukar informasi secara real-time untuk memetakan kerawanan. Dengan adanya kolaborasi yang solid ini, setiap potensi gukamhut dapat kita cegah sejak dini,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Perhutani untuk menerapkan sistem pengawasan yang responsif dan adaptif.

Peran aparat penegak hukum lokal juga diperkuat lewat edukasi kepada masyarakat. Personel Bhabinkamtibmas Rizki yang ikut peninjauan menyatakan kesiapannya mendampingi Perhutani dalam memberikan pemahaman soal aspek hukum pidana kehutanan.

“Tugas kami adalah memastikan situasi di area kawasan hutan tetap kondusif. Melalui koordinasi lapangan ini, kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan gukamhut dengan cara membakar ataupun hal lainnya yang dapat merugikan,” jelasnya, sekaligus pendekatan ini menggabungkan upaya pencegahan dan penegakan hukum sehingga pesan pelestarian hutan sampai ke tingkat warga.

Kegiatan koordinasi dan peninjauan KPH Cianjur bersama Bhabinkamtibmas memperlihatkan model pengelolaan hutan yang responsif, kolaboratif, dan berbasis pencegahan. Dengan sinergi lintas pihak, Perhutani, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat, upaya pelindungan kawasan hutan menjadi lebih terukur dan berkelanjutan.

Untuk ke depannya, konsistensi langkah-langkah seperti ini akan menentukan keberhasilan menjaga fungsi hutan bagi lingkungan dan masyarakat Cianjur. (KOM-PHT/Cjr/HM/dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment