- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Bey Machmudin Minta Masyarakat Waspada Antisipasi Bencana Alam

Keterangan Gambar : Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat berada di daerah yang terkena bencana alam.
Pinusnews.id - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meminta masyarakat untuk waspada mengantisipasi gempa bumi yang mengguncang sejumlah daerah di Jabar dalam beberapa hari terakhir.
Hal itu dikatakan Bey usai menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (4/1/2024).
Bey juga menuturkan, Pemda Provinsi Jabar dan BMKG sudah membuat peta mitigasi bencana. Ada beberapa wilayah di Jabar yang masuk zona merah atau rawan gempa.
Baca Lainnya :
- RSUP HAM Jadi Pilot Project Pengembangan Robotic Telesurgery di Indonesia Wilayah Barat
- Presiden Ajak Talenta Muda Indonesia Jadi Bagian dari Semangat Reformasi Birokrasi
- Kadis Perkim Dampingi Bupati Herman Tinjau Pembangunan SDN Ibu Jenab I Cianjur
- Seluruh Penumpang KA Selamat, Korban Cedera Dibawa Ke RS Terdekat
- Gelar Dev-X, Kemenag Fasilitasi Anak Muda Lebih Dekat dengan Religi
"Petanya sudah disusun. Ada yang merah (wilayahnya) kan segala macam. Artinya apa? Artinya kita yang tinggal di Jawa Barat ini harus waspada, tidak perlu panik tapi waspada, dan juga struktur bangunan harus menyesuaikan dengan kondisi," ucap Bey.
Selain itu, Bey pun mengingatkan Pemda Kota dan Kabupaten di Jabar untuk mengecek ulang konstruksi rumah dan gedung. Tujuannya agar struktur dan bangunan disesuaikan dengan kondisi mitigasi bencana.
"Kami dengan Pemkot dan Pemkab mengingatkan untuk mengecek ulang minimal seperti di Sumedang ini pembangunan yang rumah-rumah besar akan menyesuaikan dengan strukturnya," tuturnya.
Yang paling penting, kata Bey, masyarakat harus waspada, tetapi jangan panik. "Kita harus hidup dengan normal. Tetap waspada, tidak perlu panik," katanya. (Dens).











