- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Bey Machmudin Minta Masyarakat Waspada Antisipasi Bencana Alam

Keterangan Gambar : Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat berada di daerah yang terkena bencana alam.
Pinusnews.id - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meminta masyarakat untuk waspada mengantisipasi gempa bumi yang mengguncang sejumlah daerah di Jabar dalam beberapa hari terakhir.
Hal itu dikatakan Bey usai menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (4/1/2024).
Bey juga menuturkan, Pemda Provinsi Jabar dan BMKG sudah membuat peta mitigasi bencana. Ada beberapa wilayah di Jabar yang masuk zona merah atau rawan gempa.
Baca Lainnya :
- RSUP HAM Jadi Pilot Project Pengembangan Robotic Telesurgery di Indonesia Wilayah Barat
- Presiden Ajak Talenta Muda Indonesia Jadi Bagian dari Semangat Reformasi Birokrasi
- Kadis Perkim Dampingi Bupati Herman Tinjau Pembangunan SDN Ibu Jenab I Cianjur
- Seluruh Penumpang KA Selamat, Korban Cedera Dibawa Ke RS Terdekat
- Gelar Dev-X, Kemenag Fasilitasi Anak Muda Lebih Dekat dengan Religi
"Petanya sudah disusun. Ada yang merah (wilayahnya) kan segala macam. Artinya apa? Artinya kita yang tinggal di Jawa Barat ini harus waspada, tidak perlu panik tapi waspada, dan juga struktur bangunan harus menyesuaikan dengan kondisi," ucap Bey.
Selain itu, Bey pun mengingatkan Pemda Kota dan Kabupaten di Jabar untuk mengecek ulang konstruksi rumah dan gedung. Tujuannya agar struktur dan bangunan disesuaikan dengan kondisi mitigasi bencana.
"Kami dengan Pemkot dan Pemkab mengingatkan untuk mengecek ulang minimal seperti di Sumedang ini pembangunan yang rumah-rumah besar akan menyesuaikan dengan strukturnya," tuturnya.
Yang paling penting, kata Bey, masyarakat harus waspada, tetapi jangan panik. "Kita harus hidup dengan normal. Tetap waspada, tidak perlu panik," katanya. (Dens).











