- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
RSUP HAM Jadi Pilot Project Pengembangan Robotic Telesurgery di Indonesia Wilayah Barat

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id - Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) dipercaya sebagai salah satu pilot project untuk pengembangan teknologi robotic telesurgery di Indonesia wilayah barat. Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU Robotic Telesurgery Center di RSUP HAM hasil kerja sama Indonesia-Iran, yang dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh manajemen RSUP HAM dari Medan, belum lama berselang.
“Pengembangan Robotic Telesurgery Center di Indonesia menjadi salah satu kolaborasi yang bermanfaat antara ilmuwan, ahli bedah, dan profesional medis lainnya, serta industri di bidang ilmu pengetahuan, keterampilan, dan transfer teknologi antara kedua negara, Indonesia dan Iran,” ucap Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin CHFC CLU yang hadir dalam penandatanganan nota kesepahaman ini secara daring dari Jakarta.
Sementara itu, Direktur Utama RSUP HAM Zainal Safri menyampaikan terima kasih atas kesempatan dalam pengembangan teknologi kesehatan canggih ini. “Kita berharap teknologi robotic telesurgery ini akan dapat memberikan pelayanan bedah kepada semua masyarakat hingga di daerah-daerah terpencil dengan kualitas yang sama baiknya dengan di kota-kota besar,” kata dr Zainal.
Baca Lainnya :
- Presiden Ajak Talenta Muda Indonesia Jadi Bagian dari Semangat Reformasi Birokrasi
- Kadis Perkim Dampingi Bupati Herman Tinjau Pembangunan SDN Ibu Jenab I Cianjur
- Seluruh Penumpang KA Selamat, Korban Cedera Dibawa Ke RS Terdekat
- Gelar Dev-X, Kemenag Fasilitasi Anak Muda Lebih Dekat dengan Religi
- Temukan Kasus Lumpuh Layu Akut Akibat Virus Polio
Robotic telesurgery merupakan pembedahan yang dilakukan dengan menggabungkan teknologi robotik dan telesurgery (bedah jarak jauh). Untuk pengembangannya di Indonesia, para dokter akan mendapatkan pelatihan agar mampu mengendalikan robot sebagai simulator dalam teknologi robotic telesurgery ini. Teknologi ini diharapkan bisa memperkuat transformasi kesehatan layanan rujukan di seluruh wilayah Indonesia.
Acara penandatanganan MoU ini dibuka dengan laporan dari Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian kesehatan RI Azhar Jaya SKM MARS. Selain RSUP HAM, pembentukan Robotic Telesurgery Center ini juga dilakukan di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. Sebelumnya, RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung dan RSUP Dr Sardjito Yogyakarta sudah lebih dulu menjajal teknologi ini.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU, di mana RSUP HAM diwakili Direktur Utama dr Zainal. Sementara itu, Pemerintah Iran diwakili Deputy for International Affairs of Vice Presidency for Science, Technology and Knowledge-based Economy Amir Hosein Mirabadi, dan disaksikan Vice President for Science, Technology and Knowledge-based Economy HE Rouhollah Dehghani Firouzabadi yang hadir secara daring.
Selain itu, kerja sama ini melibatkan institusi pendidikan di Indonesia, yakni Universitas Sumatera Utara dan Universitas Hasanuddin dengan Tehran University of Medical Science dari Iran. Ke depannya, teknologi robotic telesurgery ini diharapkan juga bisa dikembangkan dalam dunia pendidikan medis di Tanah Air. (Dens-Tim).











