- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Bey Machmudin: Groundbreaking Legoknangka Semester I/2024
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id - Pertemuan bilateral Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida membawa kabar baik bagi penanganan sampah di wilayah Bandung Raya.
Kesepakatan Kedua Kepala Negara di sela KTT ASEAN-Jepang terkait sejumlah kerja sama strategis salah satunya membangun pembangkit listrik ramah lingkungan (waste to energy) juga mengakselerasi pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legoknangka.
Penandatanganan nota kesepahaman pembangunan TPPAS Legoknangka dilakukan Pejabat Gubernur Jabar Bey Machmudin, perwakilan PT Sumitomo Corporation, serta perwakilan PT PLN, di Kantor Ministry of Economy Trade and Industry (METI), Tokyo, Jepang, Senin (18/12/2023) waktu setempat.
Baca Lainnya :
- Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Otto Iskandar Dinata Bogor
- Masalah Gharrawain
- Pengertian Dzawil Furudh dan Hak-hak Dzawil Furudh
- Tanggung Jawab Hukum Ahli Waris Terhadap Hutang Pewaris Menurut KUH Perdata
- Cianjur dapat Penghargaan Anindhita Wistara Data
Penandatanganan disaksikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama dengan Menteri METI Jepang Saito Ken, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif.
Bey Machmudin mengatakan nota kesepahaman awal yang diteken terkait TPPAS Legoknangka yang akan terintegrasi dengan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) Legoknangka.
"Jadi ini merupakan implementasi dari pertemuan Bapak Presiden Joko Widodo dengan PM Jepang yang mana salah satu proyek prioritas yang dibahas dalam pertemuan itu adalah PLTSa Legoknangka," katanya dalam keterangan pers, Selasa (19/12/2023).
Bey memastikan kerja sama ini merupakan bukti kesungguhan pemerintah dalam mengembangkan energi baru terbarukan atau renewable energy.
"Disepakati pula bahwa groundbreaking (Legoknangka) akan dilakukan pada semester I/2024. Ini juga jadi salah satu solusi penanganan sampah di Bandung Raya," kata Bey.
Menurutnya jumlah daerah yang akan mendapat cakupan layanan Legoknangka ini akan ditambah dua kabupaten yaitu sebagian Sumedang dan Garut melengkapi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.
"Jadi insyaallah pembangkit listrik ramah lingkungan akan dikembangkan di Jawa Barat," pungkasnya.
Dalam keterangan Kemenko Perekonomian disebutkan beberapa kesepakatan perjanjian yang terkait kerja sama PLTSa Legoknangka tersebut antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT PLN, dan Sumitomo Corporation akan bekerja sama dalam penyelesaian isu-isu terkait pembangunan PLTSa Legoknangka yaitu peningkatan kapasitas dan edukasi publik terkait manajemen sampah dalam angka. (Dens-Tim).











