- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Otto Iskandar Dinata Bogor
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Presiden Joko Widodo meresmikan Jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 19 Desember 2023. Foto: BPMI Setpres.
Pinusnews.id - Presiden Joko Widodo meresmikan Jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 19 Desember 2023. Proyek pelebaran jembatan tersebut sebagai upaya mengatasi permasalahan kemacetan yang diakibatkan oleh penyempitan jalan.
“Jembatan ini-Jembatan Otista ini salah satu yang menjadi problem di Kota Bogor, karena setelah (jalanan) melebar, menyempit di jembatan ini,” ucap Presiden dalam keterangannya di hadapan awak media usai peresmian.
Jokowi menilai Jembatan Otista yang dibangun dengan anggaran hampir Rp 50 miliar tersebut, saat ini telah memiliki konstruksi yang lebih baik dibanding sebelumnya. “Sehingga kalau kita lihat sekarang saya kira lebih dari cukup,” imbuhnya.
Baca Lainnya :
- Masalah Gharrawain
- Pengertian Dzawil Furudh dan Hak-hak Dzawil Furudh
- Tanggung Jawab Hukum Ahli Waris Terhadap Hutang Pewaris Menurut KUH Perdata
- Cianjur dapat Penghargaan Anindhita Wistara Data
- Presiden Jokowi Paparkan Panduan AZEC Hadapi Perubahan Iklim
Selain itu, Kepala Negara pun menyampaikan bahwa sejalan dengan pembangunan jembatan tersebut, ciri khas jembatan yang telah ada sejak tahun 1920 itu pun tetap dipertahankan dalam rangka menjaga cagar budaya.
“Tetap dijaga tadi saya juga ke bawah melihat, konstruksi lengkung itu tetap tidak dihilangkan,” ungkapnya.
Dalam laporannya saat peresmian, Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan bahwa pembangunan pelebaran Jembatan Otista dilaksanakan selama 7,5 bulan. Bima berharap dengan selesainya jembatan tersebut dapat menopang arus lalu lintas serta perekonomian warga sekitar.
“Mudah-mudahan lancarnya jembatan ini membukakan rezeki yang lebih luas lagi bagi seluruh warga,” tandasnya.
Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ad Interim Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Wali Kota Bogor Bima Arya. (Dens-Tim).











