- Dinas TPHP Cianjur Hadirkan Sekolah Lapang Alsintan dan Traktor untuk Produktivitas Para Petani
- BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabar Alami Musim Kemarau Lebih Kering
- Disiplin Sekolah Cianjur: Visi Tegas Ipan Sopandi dalam Larangan Motor dan HP Siswa
- Sinergi Kampus dan Desa: KKN UIN Bandung Wujudkan Pembangunan Partisipatif di Cianjur
- Metty Triantika: Gentengisasi Peluang Emas Ekonomi Lokal di Tengah Peningkatan Kualitas Hidup
- Bulog Cianjur Capai 78% Target Penyerapan Gabah: Komitmen Kuat untuk Kesejahteraan Petani
- Gubernur bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah, Total 40.000 Unit di Jabar
- Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango: Ancaman Lingkungan vs Ketahanan Energi Nasional
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan
- Transformasi Digital Cianjur: Pelatihan AI ASN untuk Layanan Publik yang Lebih Baik bagi Masyarakat
Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Otto Iskandar Dinata Bogor
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Presiden Joko Widodo meresmikan Jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 19 Desember 2023. Foto: BPMI Setpres.
Pinusnews.id - Presiden Joko Widodo meresmikan Jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 19 Desember 2023. Proyek pelebaran jembatan tersebut sebagai upaya mengatasi permasalahan kemacetan yang diakibatkan oleh penyempitan jalan.
“Jembatan ini-Jembatan Otista ini salah satu yang menjadi problem di Kota Bogor, karena setelah (jalanan) melebar, menyempit di jembatan ini,” ucap Presiden dalam keterangannya di hadapan awak media usai peresmian.
Jokowi menilai Jembatan Otista yang dibangun dengan anggaran hampir Rp 50 miliar tersebut, saat ini telah memiliki konstruksi yang lebih baik dibanding sebelumnya. “Sehingga kalau kita lihat sekarang saya kira lebih dari cukup,” imbuhnya.
Baca Lainnya :
- Masalah Gharrawain
- Pengertian Dzawil Furudh dan Hak-hak Dzawil Furudh
- Tanggung Jawab Hukum Ahli Waris Terhadap Hutang Pewaris Menurut KUH Perdata
- Cianjur dapat Penghargaan Anindhita Wistara Data
- Presiden Jokowi Paparkan Panduan AZEC Hadapi Perubahan Iklim
Selain itu, Kepala Negara pun menyampaikan bahwa sejalan dengan pembangunan jembatan tersebut, ciri khas jembatan yang telah ada sejak tahun 1920 itu pun tetap dipertahankan dalam rangka menjaga cagar budaya.
“Tetap dijaga tadi saya juga ke bawah melihat, konstruksi lengkung itu tetap tidak dihilangkan,” ungkapnya.
Dalam laporannya saat peresmian, Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan bahwa pembangunan pelebaran Jembatan Otista dilaksanakan selama 7,5 bulan. Bima berharap dengan selesainya jembatan tersebut dapat menopang arus lalu lintas serta perekonomian warga sekitar.
“Mudah-mudahan lancarnya jembatan ini membukakan rezeki yang lebih luas lagi bagi seluruh warga,” tandasnya.
Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ad Interim Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Wali Kota Bogor Bima Arya. (Dens-Tim).











