- SENJA Cianjur Diluncurkan: Sekolah untuk Membuat Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif
- Bupati Cianjur Ajak MUI Kolaborasi Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Layanan Publik
- Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
- Cianjur Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan 3 Bulan, BPBD Tangkas Koordinasi Mitigasi dan Bantuan
- BAZNAS Cianjur Perbaiki Rutilahu: Dua Keluarga Terima Bantuan Rp25 Juta
- Disdikpora Cianjur Perkuat Pengawasan BOS Kinerja, 210 Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi
- Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Musim Kemarau Panjang, Pasokan Air Bersih Menipis
- DPUTR Cianjur Perkuat Integritas: Sosialisasi Anti-Gratifikasi untuk Pelayanan Publik yang Bersih
- Kerja Skala Besar di Mekarmukti: Progres TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Capai Banyak Titik
- Relokasi SDN Pasirkelewih Bikin Akses Belajar Lebih Dekat dan Nyaman
Waspada! Virus Covid-19 Varian Omicron XBB sudah Masuk Indonesia
Penulis: Arsila Hasna Nafisa Fadwi

Keterangan Gambar : Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono (Sumber: detikHealth/ twitter)
pinusnews.id Cianjur- Virus Covid-19 belum berakhir hingga saat ini. Varian baru, yaitu Omicron XBB diketahui telah masuk ke Indonesia.
Dilansir dari detikHealth, menurut Mohammad Syahril juru bicara Kemenkes RI, varian XBB baru ditemukan satu kasus di Nusa Tenggara Timur. Meskipun baru satu kasus, masyarakat dihimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
Sejauh ini, belum ada penambahan kasus terkait varian XBB yang sudah masuk ke Indonesia. Namun hingga saat ini pemetintah masih gencar melakukan surveilans yang ketat.
Baca Lainnya :
- Memilah antara Sampah Organik dan Sampah Plastik
- Muliakan Orang Tuamu Sebelum Terlambat
- Awal Tahun 2023 Dinas PUTR Cianjur Akan Membangun Jalan sepanjang 33 Kilo Meter
- Dandim Cianjur dan Rombongan ke Takokak Tinjau Lokasi TMMD Ke 115
- Telah Wafat Ibunda Hj Anita Herman Suherman Mertua Bupati Cianjur
Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik.
"Bahwa walaupun sekarang angkanya sudah sedemikian rendah, angka kematian rendah, maka bukan tidak mungkin akan meningkat lagi di beberapa hari ke depan," pungkasnya.











